//riau1.com/

#siak

Masih Diselimuti Jerebu, Pemkab Siak Gelar Salat Istisqa

R1/rizal


Bupati Siak, Alfedri (seragam Pramuka) saat ikut menjalankan salat istisqa bersama seluruh forkompinda dan masyarakat Siak Bupati Siak, Alfedri (seragam Pramuka) saat ikut menjalankan salat istisqa bersama seluruh forkompinda dan masyarakat Siak

RIAU1.COM - Kabut asap yang menyelimuti beberapa wilayah di Provinsi Riau akibat kebakaran lahan dan hutan (karlahut) membuat banyak masyarakat terancam kena penyakit ISPA.

Oleh karena itu, Bupati Siak Alfedri bersama Forkopimda Siak Hari ini Senin, 12 Agustus 2019 menggelar salat sunnah Istisqa di lapangan Tugu Siak Sriindrapura, yang digelar usai Apel Pagi Bersama itu, bertujuan untuk meminta hujan.

Baca Juga: Misteri 'Hilangnya' Premium saat Siang Hari di SPBU Koto Gasib Siak Terungkap, Ini Penyebabnya

www.jualbuy.com

Kapolres Siak, AKBP Ahmad David SIK beserta seluruh personel Polres Siak, Pimpinan OPD Siak, pelajar SD, SMP hingga SMA dan ribuan masyarakat Siak juga tampak turut ambil bagian dalam melaksanakan salat sunnah berjamaah tersebut.

Bupati Siak, Alfedri mengatakan, titik api di Kabupaten Siak sudah mulai menghilang, namun kabut asap masih terlihat di beberapa wilayah di Kabupaten Siak.

Orang nomor satu di Negeri Istana Matahari Timur itu berharap, dengan dilakukannya salat Istisqa ini, dapat diijabah Sang Pencipta. Sehingga hujan dapat segera turun membasahi lahan-lahan yang terbakar dan dapat menghilangkan kabut asap.

Baca Juga: Antisipasi Lakalantas Akibat Balap Liar, Polsek Tualang Gelar Patroli Malam Minggu

Iklan Riau1

"Semoga hujan segera turun dan kabut asap ini bisa segera hilang," ungkap Alfedri usai pelaksaan salat Istisqa berjamaah.

Dirinya mengimbau kepada masyarakat dan perusahaan agar tidak melakukan pembakaran di atas lahan, karena hal tersebut merupakan tindakan melanggar hukum.

"Kita tegaskan kepada perusahaan dan masyarakat, agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Dan mari bersama-sama kita berdoa kepada Sang Pencipta agar bencana kabut asap ini segera berakhir," pintanya.


Informasi
Tlp +62 853 8222 8787
Email : info@riau1.com
(Sertakan data diri)
Loading...