//riau1.com/

#riau

Waduh, Habitat Gajah Di Riau Mengkhawatirkan, Begini Kondisinya

R1/azhar


Gajah jinak milik BBKSDA Riau (Foto:Istimewa/BBKSDA) Gajah jinak milik BBKSDA Riau (Foto:Istimewa/BBKSDA)

RIAU1.COM -Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya (BBKSDA) Alam Riau, Suharyono menyebutkan untuk saat ini, delapan kantong gajah yang ada di Riau tidak lagi mampu menampung keberadaan hewan yang terancam punah tersebut.

Kantong-kantong gajah itu diantaranya berada dengan sebutan Rokan Hilir, Batang Ulak, Mahato, Barumun, Balai Raja, Giam Siak Kecil, Tesso Nilo Utara dan Tesso Nilo Tenggara.

Pasalnya, keberadaannya kini telah berubah seiring perkembangan zaman. Termasuk dimanfaatkan untuk kepentingan perkebunan kelapa sawit sampai disulap menjadi Hutan Tanaman Industri (HTI).

"Landscape kantong gajah berubah. Kawanan gajah mencari makan ke luar habitatnya dan masuk ke perkebunan," imbuhnya.

Contohnya saja kantong gajah terbesar yang berada di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN). Akibat perubahan kondisi habitat membuat ratusan gajah masuk ke perkebunan warga.

www.jualbuy.com

Baca Jugaa: 2.361 Orang Positif Covid-19 Jalani Isolasi Mandiri, Tersebar di 12 Kabupaten/Kota se-Riau

Baca Juga: Jumlah Warga Riau Meninggal Dunia Akibat Covid-19 Capai 126 Orang, Kebanyakan Berusia 40-60 tahun

Agar tidak semakin membuat kerusakan, BBKSDA berinisiatif mengembalikan kawanan gajah masuk kembali ke kantong-kantongnya menggunakan gajah terlatih. Dibantu oleh tenaga petugas mereka.





Loading...
loading...