//riau1.com/

#riau

Wow, Buah Pepaya Jadi Penyebab Inflasi Riau

R1/azhar


Ilustrasi Panen pepaya (Foto: Istimewa/koran Jakarta) Ilustrasi Panen pepaya (Foto: Istimewa/koran Jakarta)

RIAU1.COM -Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau, Aden Gultom menyebutkan buah yang kerap dikonsumsi masyarakat Riau, pepaya menjadi salah satu penyebab inflasi Riau pada bulan Mei 2019 silam.

Inflasi terjadi di tiga kota Indeks Harga Konsumen (IHK) di Riau seperti Pekanbaru sebesar 0,56 persen, Dumai 1,05 persen dan Tembilahan 1,29 persen. Fakta itu diungkapkannya di kantornya, Senin, 11 Juni 2019 dengan total inflasi Riau mencapai 0,68 persen dengan IHK 137,95.

www.jualbuy.com

Baca Juga: Over Kapasitas Lapas Bagansiapiapi Tertinggi di Indonesia, Akhirnya Dapat Bantuan 10 Ha Lahan dari Pemda

Baca Juga: Iuran BPJS Kesehatan Naik Lagi, Anggota Komisi II DPRD Riau Marwan Yohanis: Negara ini Sudah Salah Urus

"Penyebab inflasi Riau hampir sama dengan gejala bulan lalu, seperti pepaya, cabai merah, kentang, angkutan udara, angkutan darat dan bawang putih," sebutnya, Senin, 11 Juni 2019.

Rinciannya, pepaya yang masuk dalam golongan bahan makanan menyumbang angka inflasi Riau sebesar 2,13 persen. Disusul kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,64 persen.

Diikuti oleh kelompok sandang sebesar 0,45 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,16 persen dan kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,02 persen.

Sementara komoditas yang memberikan andil inflasi di Riau adalah cabai merah, kentang, bawang putih, angkutan udara, angkutan antar kota, pepaya, jeruk, petai, ikan mujair.

"Sedangkan kelompok yang mengalami penambahan nilai mata uang (deflasi) adalah pendidikan, rekreasi, olahraga sebesar -0,06 persen dan kelompok kesehatan sebesar -0,02 persen," jelasnya.





Loading...
loading...