//riau1.com/

#politik

Ketika Mantan KASAD Rudini Pernah Menyelamatkan Nama Golkar

R1/azhar


Rudini (Foto: Istimewa/Wikipedia) Rudini (Foto: Istimewa/Wikipedia)

RIAU1.COM - Hampir saja Partai Golkar salah langkah dan menjadi bulan-bulanan. Ini baru disadari ketika Rudini, Mantan KASAD lalu menjadi Menteri Dalam Negeri sekaligus Ketua Lembaga Penyiaran Umum (LPU) tahun 1988 ditawari jabatan lagi.

Kali ini sebagai ketua umum partai berlambang pohon beringin dikutip dari tirto.id, Jumat, 22 Januari 2021.

Menyadari ada yang mengganjal, Rudini menolak dan menjelaskan penyebabnya.

"Itu tidak baik pak," terangnya ketika ditemui Sudharmono, Ketum Golkar yang dipersiapkan untuk menjadi wakil presiden.

"Lho kenapa," saut Sudharmano kembali.

"Saya ini Mendagri merangkap Ketua LPU yang harus memimpin pemilihan umum yang pesertanya adalah Golkar, PPP, dan PDI. Kalau saya Ketua Umum Golkar, berarti saya ini Ketua Umum Golkar yang sekaligus memimpin Pemilu. Ini kan tidak fair! Wong, saya peserta pemilu, masa saya juga yang memimpin pemilu. Sama saja saya memenangkan diri saya. Jadi, tidak baik, Pak," jelasnya.

Baca Juga: Hinca Pandjaitan Minta Polisi Bubarkan KLB Demokrat yang Tak Ada Izin

Sudharmono kemudian mengerti. Lalu, penolakan tersebut disampaikannya kepada Soeharto yang juga sama tak bisa menolak.

Selepas itu, Mayor Jenderal Wahono diangkat menjadi Ketua Umum Golkar. Sementara Rudini terus menjadi Mendagri hingga 1993.

Baca Juga: Pengamat: Motif Kisruh Demokrat Karna Kekuasaan Ingin Melemahkan Oposisi





Loading...
loading...