//riau1.com/

#politik

Viral Video Azan Menyimpang, PKB Minta Masyarakat Anggap Ajang Perlombaan

R1/azhar


Ilustrasi (Foto: Istimewa/internet) Ilustrasi (Foto: Istimewa/internet)

RIAU1.COM - Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) meminta masyarakat untuk tidak terprovokasi dengan kemunculan video azan yang tidak sesuai dengan ajaran agama Islam.

Bahkan anggota Komisi VIII DPR RI ini meminta masyarakat menganggapnya sebagai ajang perlombaan azan meskipun dinilai amat berlebihan dan mengada-ada dikutip dari rmol.id, Rabu, 2 Desember 2020.

"Saya rasa viralnya video itu tidak perlu ditanggapi secara berlebihan. Kita jangan terprovokasi, kita jangan terhasut itu,"terangnya.

"kalau saya sih berprinsip tidak perlu ditanggapi secara berlebihan. Toh masyarakat yang rasional, masyarakat yang patuh kepada ajaran para ulama, para habaib, akan selalu mengikuti ajaran Islam yang diajarkan Rasulullah Sallahualaihiwassalam," terangnya kembali.

Baca Juga: Ketika Bupati dan Pejabat Pribumi Pernah Kaya Raya di Era Kolonial Belanda

Untuk diketahui, warganet dihebohkan dengan beredarnya video berdurasi 47 detik melalui media sosial.

Video tersebut berjudul Merinding Azan di Pondok Pesantren Tajul Alawiyyin Pimpinan Al Habib Bahar Bin Smith, diunggah Minggu, 29 November 2020.

Baca Juga: Rizal Ramli Kecewa Setelah MK Tolak Gugatan Presidential Threshold

Seorang muazin mengumandangkan azan dan di belakangnya ada beberapa jemaah laki-laki berdiri membentuk shaf seperti hendak melakukan ibadah shalat.

Muazin tersebut kemudian mengucapkan kalimat hayya alal jihad yang tidak pernah diajarkan oleh agama Islam dan diikuti serentak oleh jemaah yang ada di belakangnya.





Loading...
loading...