//riau1.com/

#politik

Ketika Penguasa Majapahit Perkuat Kekuasaan Dengan Menikahi Saudara Sepupu

R1/azhar


Ilustrasi (Foto: Istimewa/internet) Ilustrasi (Foto: Istimewa/internet)

RIAU1.COM - Sebuah pernikahan sering dianggap sebagai cara paling mudah untuk memperkuat kedudukan, baik sebagai raja maupun penguasa daerah.

Seperti yang dilakukan oleh penguasa-penguasa di kerajaan Majapahit dinukil dari historia.id, Selasa, 25 Februari 2020.

www.jualbuy.com

Baca Juga: Marzuki Alie Teruskan Surat Terbuka Dari PKS Untuk Jokowi, Isinya Tajam Menusuk

Alasannya sudah jelas, untuk menghindarkan kekuasaan mereka jatuh ke keluarga lain.

Penguasa Majapahit biasanya mengikat kedudukan mereka hanya dengan kerabat dengan kerabat dan saudara sepupu.
 
Seperti pernikahan yang dilakukan oleh Bhre Tumapel Dyah Suraprabhawa Sri Singhawikramawarddhana memperistrikan Bhre Singhapura Dyah Sripura Rajasawarddhanadewi.

Sejarah mencatat mereka berdua masih tergolong sebagai saudara sepupu.

Baca Juga: Saat Politisi Ini Bilang Percuma Tinggal di Rumah Hindari Covid-19

Ayah Dyah Suprabhawa yang bernama Girisawarddhana adalah kakak laki-laki ibunya Rajasawarddhanadewi.

Penegasannya dibuktikan dalam tulisan yang ada pada Prasasti Trowulan II dan Pararaton.


Informasi
Tlp +62 853 8222 8787
Email : info@riau1.com
(Sertakan data diri)

Loading...