//riau1.com/

#pekanbaru

Dishub Pekanbaru Minta KTP Tiap Jukir yang Dikelola PT YSM

R1/surya


Kepala Dishub Pekanbaru Yuliarso. Foto: Surya/Riau1. Kepala Dishub Pekanbaru Yuliarso. Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru meminta Kartu Tanda Penduduk (KTP) setiap juru parkir yang dikelola PT Yabisa Sukses Mandiri (YSM). Kartu identitas ini penting agar Dishub bisa membedakan jukir asli dengan yang siluman. 

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru Yuliarso, Selasa (9/8/2022), mengatakan, ada sekitar 1.500 jukir yang dikelola PT Yabisa Sukses Mandiri (YSM). Dalam kontrak kerja sama sudah disebutkan agar pihak pengelola memberikan edukasi dan pembekalan pengetahuan penggunaan teknologi. 

"Dalam waktu dekat, mereka akan memberikan pembekalan kepada para jukir. Mereka diberi pembekalan terkait penggunaan mesin Electronic Data Capture (EDC)," ujarnya.

Baca Juga: Bus Listrik Tak Bisa Langsung Dioperasikan di Pekanbaru

Mesin EDC itu sudah tersebar 500 unit. Ada 200 mesin edisi yang harus disebar ke jukir. 

Namun, ada kendala pada jukir seperti tidak mau dan tidak patuh. Tindakan para jukir ini masih dimaklumi.

Baca Juga: Cabai Merah Melimpah di Pekanbaru, Harga Tetap Mahal

"Bisa saja dipecat. Tapi, kami punya pertimbangan kemanusiaan," ucap Yuliarso.

Guna mengetahui identitas para jukir, PT YSM, Dishub meminta jumlahnya. Dishub tak ingin ada jukir siluman beroperasi. 

Jumlah jukir harus diikuti dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Karena, Dishub ingin mengutamakan jukir yang warga Pekanbaru.





Loading...
loading...