//riau1.com/

#pekanbaru

SMP Negeri 4 Pekanbaru Tak Kenal Lagi dengan Istilah Sekolah Favorit

R1/surya


Orang tua peserta didik saat pendaftaran langsung di SMP Negeri 4 Pekanbaru, Senin (4/7/2022). Foto: Surya/Riau1. Orang tua peserta didik saat pendaftaran langsung di SMP Negeri 4 Pekanbaru, Senin (4/7/2022). Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -SMP Negeri 4 Pekanbaru merupakan salah satu sekolah favorit atau unggulan di beberapa tahun lalu. Namun, istilah sekolah favorit sudah musnah sejak pemerintah pusat menerapkan sistem zonasi (50 persen anak di sekitar sekolah diutamakan diterima). 

"Pola pikir orang tua tentang sekolah favorit masih ada di masyarakat. Namun, kami tetap menerapkan aturan dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)," kata Kepala SMP Negeri 4 Pekanbaru Rukiah, Senin (4/7/2022).

Saat ini, seluruh sekolah telah menerapkan sistem zonasi sejak 2019 lalu. Ketika si anak diterima di SMP Negeri 4, meskipun kekurangan dari segi ekonomi maka harus diterima.

Baca Juga: Pemko Pekanbaru Masih Ragu Beli Mobil Listrik

"Karena, sistem zonasi ini adalah pemerataan pendidikan. Jadi tidak ada lagi status sekolah favorit. Tapi masyarakat berhak menilai," ucap Rukiah. 

Dijelaskannya, kuota SMP Negeri 4 sebanyak 288 orang. Sekitar 50 persennya untuk jalur zonasi yaitu 144 orang. 

Baca Juga: Vaksinasi Booster Warga Pekanbaru Masih Rendah

Jalur prestasi akademik (nilai tertinggi saat tamat SD) 15 persen. Jalur prestasi non akademik (jalur prestasi yang dicapai oleh siswa sewaktu mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di sekolah) 15 persen. 

Jalur perpindahan orang tua 5 persen. Jalur afirmasi (dari keluarga tak mampu) 15 persen. 

"Saat ini sudah melebihi kuota untuk semua jalur," ujar Rukiah.





Loading...
loading...