//riau1.com/

#pekanbaru

Dari 550 Orang, Hanya 100 Murid yang Divaksin di Madrasah Ibtidaiyah Al Ikhwan Pekanbaru

R1/surya


Murid Madrasah Ibtidaiyah Al Ikhwan ketakukan saat disuntik vaksin, Jumat (28/1/2022). Foto: Surya/Riau1. Murid Madrasah Ibtidaiyah Al Ikhwan ketakukan saat disuntik vaksin, Jumat (28/1/2022). Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Sebanyak 100 murid Madrasah Ibtidaiyah Al Ikhwan menjalani vaksinasi di sekolahnya, Kelurahan Pebatuan, Kecamatan Kulim, Jumat (28/1/2022). Padahal, murid sekolah Islam ini mencapai 550 orang. 

Kepala Sekolah MI Al Ikhwan Nurhadi mengatakan, jumlah murid sekitar 550 orang. Jam masuk sekolah dibagi menjadi pagi dan siang.

Baca Juga: Hari Terakhir Masuk Kerja, Wali Kota Pekanbaru Gantung Seragam PNS

"Jumlah murid kami sangat banyak. Karena, orang tua sangat berminat mendaftarkan anak-anaknya di MI Al Ikhwan," ujarnya. 

Kegiatan vaksinasi yang digelar di MI Al Ikhwan sesuai program pemerintah. Anak-anak usia 6-11 tahun divaksin.

Baca Juga: Pandemi Covid-19 Terkendali di Pekanbaru

"Dari 550 orang, ada 100 murid yang mengikuti vaksinasi. Kami tak bisa memaksakan vaksinasi anak kepada orang tua mereka," ucap Nurhadi. 

Jika pun tak ingin divaksin, anak-anak tetap mendapatkan pendidikan yang sama. Namun, wali murid harus menyadari juga bahwa vaksin ini tidak berbahaya dan mampu memberikan dampak positif kepada anak-anak.





Loading...
loading...