//riau1.com/

#pekanbaru

Kapolres Pelalawan Berjibaku Padamkan Karhutla di 3 Desa Seluas 12 Hektare

R1/surya


Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko berjibaku melakukan pendinginan di lokasi karhutla yang terjadi di Kecamatan Teluk Meranti, Selasa (2/3/2021). Foto: Istimewa. Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko berjibaku melakukan pendinginan di lokasi karhutla yang terjadi di Kecamatan Teluk Meranti, Selasa (2/3/2021). Foto: Istimewa.

RIAU1.COM -Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko bersama jajarannya dan tim gabungan berjibaku melakukan pendinginan di lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kecamatan Teluk Meranti, Selasa (2/3/2021). Karhutla ini terjadi di Desa Pulau Muda, Desa Segamai, Desa Gambut Mutiara dan Labuhan Bilik dengan total luas 12 hektare. 

Proses pendinginan menggunakan satu unit ekskavator, satu unit Jondher, dan peralatan pemadam api. Kendala proses pendinginan yaitu sumber air cukup jauh. 

Baca Juga: Cabai Merah Bukittinggi Rp52.000 per Kg di Pekanbaru Hari Ini, Cabai Hijau Turun Jadi Rp28.000

"Kami harus bekerja ekstra mencari sumber air dengan mengunakan alat yang ada seperti sumur dan membuat embung sendiri," kata Indra. 

Lokasi yang terbakar di daerah Sebekik, Desa Pulau Muda, tersebut merupakan lahan gambut milik masyarakat yang berbatasan dengan parit PT Multi Gambut Industri di Desa Bandar Pesisir, Kecamatan Teluk Meranti. Atas kejadian ini, seluruh masyarakat Kabupaten Pelalawan diimbau selalu berhati-hati saat musim kemarau.

Baca Juga: PLN Pekanbaru Benahi Layanan Aduan Pelanggan

"Jangan membuka lahan dengan cara membakar. Mari saling menjaga kebun masing-masing agar terhindar dari kebakaran lahan," ucap Indra. 

Personel gabungan yang diturunkan dalam proses pendinginan terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Masyarakat Peduli Api (MPA) dan pihak perusahaan PT Tabung Haji Indo Plantation (THIP). Sedangkan personel Polres Pelalawan yang dikerahkan sebanyak 65 orang. 





Loading...
loading...