//riau1.com/

#pekanbaru

Wali Kota Firdaus Ungkap Klaster Keluarga Menyebar Sangat Cepat di Pekanbaru

R1/surya


Wali Kota Pekanbaru Firdaus. Foto: Surya/Riau1. Wali Kota Pekanbaru Firdaus. Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Penyebaran virus corona menyebar sangat cepat di klaster keluarga. Melihat penyebaran virus corona yang sangat cepat pada gelombang kedua ini, Pemko Pekanbaru dan Pemprov Riau akan menggandeng pihak perhotelan menyiapkan kamar isolasi.

Wali Kota Pekanbaru Firdaus, Rabu (23/9/2020), mengakui, kamar isolasi pasien positif corona memang belum penuh di Rusunawa Rejosari. Sementara di lokasi Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM), Kecamatan Tampan, warga yang positif corona dari keluarga menengah ke bawah harus dipaksa menjalani isolasi di fasilitas yang disediakan pemerintah. 

Karena, warga itu dipastikan tidak bisa menjalani isolasi mandiri di rumah dengan menerapkan protokol kesehatan. Kalau dibiarkan, artinya sama saja membiarkan pasien positif corona itu mencelakakan keluarganya. 

Baca Jugaa: Satpol PP Pekanbaru Bongkar Lapak Pedagang Kaki Lima di Jalan Tuanku Tambusai

Saat ini, klaster paling banyak di Pekanbaru adalah klaster keluarga. Jadi, klaster keluarga ini berawal dari klaster tempat kerja.

"Penyebarannya (klaster keluarga cepat sekali. Inilah yang kami antisipasi," sebut Firdaus.

Baca Juga: 143 Pasien Corona Sembuh, 115 Orang Dirawat di Pekanbaru Hari Ini, 4 Meninggal Dunia

Sebagai antisipasi, Pemko Pekanbaru dan Pemprov Riau akan menambah ruang isolasi mandiri. Karena, Pekanbaru belum sampai ke puncak gelombang kedua pandemi corona. 

"Kami akan bekerja sama dengan pihak perhotelan (menyediakan ruang isolasi). Kami akan menjalani kerja sama mulai dari hotel melati hingga hotel bintang tiga," ucap Firdaus.





Loading...
loading...