//riau1.com/

#pekanbaru

Warga Pekanbaru Simpan Bukti Momen Kabut Asap yang Parah di Pekanbaru untuk Dilaporkan ke Jokowi

R1/surya


Papan ISPU di depan kantor wali kota Pekanbaru, Selasa (10/9/2019). Foto: Riau1. Papan ISPU di depan kantor wali kota Pekanbaru, Selasa (10/9/2019). Foto: Riau1.

RIAU1.COM -Papan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Kota Pekanbaru sudah menunjukkan kualitas udara tidak sehat. Padahal sejak akhir pekan lalu meski kabut asap menyelimuti Pekanbaru, Papan ISPU di depan Kantor Walikota Pekanbaru dan Simpang Mal SKA menunjukkan kategori sedang.

Pantauan di lapangan banyak warga yang berhenti mengabadikan kualitas udara tidak sehat itu.

Baca Juga: 94 Positif Corona dan Sembuh 45 Orang di Pekanbaru Per 19 Januari 2021, Total Dirawat 871 Pasien

"Ini sudah saya fotokan dan videokan biar jadi bukti bahwa udara Pekanbaru ini sudah tidak sehat. Jadi pejabat tidak bisa mengeles lagi, dan biar Presiden Jokowi tahu, Pekanbaru sudah tidak sehat," kata Anggi, seorang warga yang tinggal di Sukajadi.

Sebelumnya Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Diskes Pekanbaru Maisel Fidayesi menyampaikan sudah 1.073 warga yang terjangkit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Baca Juga: PKS Ajukan Diri Bantu Pemko Pekanbaru Tangani Masalah Sampah

"Data dari tanggal 1 sampai 8 September selama sepekan tercatat ada 1.073 penderita ISPA. Paling banyak usia di atas 15 tahun," kata Maisel Fidayesi.

Tadi pagi juga Walikota Pekanbaru Firdaus mengintruksikan agar seluruh sekolah meliburkan siswanya mulai dari tanggal 10 sampai 11 September 2019. Kebijakan lebih lanjut nantinya akan dikoordinasikan melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru.





Loading...
loading...