//riau1.com/

#pekanbaru

Harga Cabai Merah Rp93.000 per Kg Hari Ini, Kadisperindag Pekanbaru Sebut Kenaikan Harga Terjadi Setelah Idul Fitri

R1/surya


Kepala Disperindag Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut. Foto: Surya/Riau1. Kepala Disperindag Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut. Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Harga cabai merah Bukittinggi dan cabai merah Medan serentak naik di atas Rp90 ribuan per kilogram (kg). Sejak usai hari raya Idul Fitri sekitar dua bulan lalu, harga cabai merah memang tak pernah turun dari angka Rp60 ribuan per kg.

Setiap pekan, usai hari raya Idul Fitri, cabai merah bertahan antara Rp60.000 hingga Rp75.000 per kg. Hari ini, kenaikan harga cabai merah begitu fantastis.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut di kantor wali kota, Jumat (9/8/2019), mengatakan, harga bahan pokok kembali ke hukum pasar. Komoditas cabai merah ini memang termasuk komoditas yang tidak diintervensi oleh pemerintah. Jadi memang, cabai merah ini tergantung kepada penawaran dan permintaan. 

"Dari komunikasi kami, kondisi daerah penghasil itu memang sekarang produksinya tidak seperti biasa atau menurun. Otomatis harganya juga naik," ungkapnya.

Produksi cabai merah inilah yang memicu kenaikan harga. Di samping itu juga, ada aspek-aspek psikologis. Meski begitu, beberapa harga komoditas mulai turun.

Baca Juga: Pendapatan PBB Capai Rp124 Miliar, Bapenda Pekanbaru Berharap Bisa Sesuai Target di Akhir Tahun

www.jualbuy.com

"Harga cabai ini akan kami komunikasikan, apakah ada persoalan dalam distribusi. Hasil komunikasi kami dengan distributor, mereka mengatakan bahwa proses distribusi lancar dan tidak ada masalah," ucap Ingot.

Dari pantauan Disperindag Pekanbaru, proses distribusi bahan pokok dari daerah lain ke Pekanbaru tidak ada masalah. Jadi memang, harga di sentra penghasil yang sudah naik. 

"Tidak ada permainan harga," imbuhnya

Perlu diketahui, cabai di Pekanbaru tiba dari beberapa daerah seperti Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan pulau Jawa. Sebagian juga ada dari Kabupaten Rokan Hilir.

Baca Juga: Bapenda Pekanbaru Raup Pajak Rp583 Miliar Saat Kondisi Ekonomi Lesu

Iklan Riau1

Cabai yang paling diminati adalah cabai dari Sumatera Barat. Tetapi, faktor cuaca juga berpengaruh pada terhadap produksi. 

Kenaikan cabai merah ini terjadi setelah hari raya Idul Fitri. Harganya naik sampai sekarang dan bertahan di angka yang cukup tinggi.

"Bahan pokoknya yang sedang kami pantau yaitu daging ayam dan bawang merah. Bahan pokok ini sangat familiar dalam konsumsi masyarakat Pekanbaru," sebut Ingot.

Bawang putih juga mengalami kenaikan harga. Pasalnya, produksi lokal sangat kecil. 

"Bawang putih di pasaran pernah diintervensi oleh Kementerian Perdagangan. Tentu kami berharap ada lagi bawang putih itu lebih banyak dari impor," harap Ingot.


Informasi
Tlp +62 853 8222 8787
Email : info@riau1.com
(Sertakan data diri)
Loading...