//riau1.com/

#opini

Masyarakat Sambut Baik Vaksin Door To Door, Langkah Tepat Hindari Kerumunan

R1/ogas


MObil Vaksin Polresta Pekanbaru MObil Vaksin Polresta Pekanbaru

RIAU1.COM - oleh Almi Fitri

Vaksin Covid-19 adalah langkah tepat yang dilakukan pemerintahan Presiden Jokowi dalam menekan lajunya pertumbuhan virus asal cina tersebut. Berbagai cara dilakukan agar masyarakat mau untuk divaksin, sehingga tubuh manusia yang sudah divaksin menjadi kebal atau memiliki anti bodi terhadap virus yang sudah menelan banyak korban jiwa.

Selain melakukan vaksinansi massal, langkah yang diambil kepolisian sangat jitu untuk menarik minta warga dengan suka rela untuk divaksin. Contohnya  Vaksin mobile dengan pola door to door yang digerakkan Polresta Pekanbaru, Riau mulai Senin 24 Mei 2021 ternyata diminati warga. 

Selain sasarannya pemukiman, tim vaksinator Polresta Pekanbaru juga memberikan layanan vaksin gratis di pasar yang rawan paparan Covid-19. Tak ayal, pedagang pun senang dan terbantu. Pedagang beralasan, dengan adanya vaksin mobile yang petugasnya datang langsung menyambangi pasar, membuat mereka tak perlu menutup lapaknya alias libur jualan. Sebab, proses jual-beli tetap berlanjut dan pedagang pun bisa menjalani vaksin.

Langkah vaksin 'jemput bola' yang dilakukan Polresta Pekanbaru ini tak ayal diminati pedagang hingga pembeli. Alasan lain, mereka bisa disuntik vaksin tanpa harus antre panjang dan memakan waktu berjam-jam seperti yang terjadi di lokasi vaksin lainnya yang dibuat pemerintah di Pekanbaru.

Dengan alternatif vaksin mobile, warga cukup termudahkan. "Kalau vaksin di tempat yang disediakan itu kan ramai, kemudian banyak orang sehingga antre sampai berjam-jam. Sementara kita harus jualan nyari uang. Kalau petugasnya yang ke pasar untuk vaksin, kita lebih mudah, tak perlu libur jualan," ungkap Yohana, pedagang di Pasar Pusat (Pasar Kodim, red), Senin sore.

Adapun Pasar Kodim menjadi salah satu lokasi vaksin mobile hari pertama yang digerakkan Polresta Pekanbaru, dipimpin Kombes Nandang Mu'min Wijaya didampingi wakilnya AKBP Hasyim Risahondua. Polisi mengerahkan bus operasional untuk membawa petugas vaksinator, lengkap dengan alat dan vaksinnya.

Berlokasi di tengah pasar, membuat pedagang dan pembeli yang ingin mendapatkan vaksin tak perlu repot lagi untuk antre. Mereka cukup mengisi data di lapak masing-masing lalu menyerahkannya ke petugas kepolisian. Selanjutnya mereka dipanggil untuk dicek kesehatan, apakah layak vaksin atau tidak.

"Sebentar aja, isi data kemudian tunggu dipanggil untuk cek kondisi kesehatan. Kalau sudah, langsung disuntik," lanjut Yohana yang usianya kini sudah kepala lima (50 tahunan, red).

Adapun hari pertama vaksin mobile ini diawaki langsung oleh Kapolresta Pekanbaru Kombes Nandang Mu'min Wijaya, didampingi wakilnya AKBP Hasyim Risahondua, dengan menyambangi pelosok pemukiman warga di Kelurahan Industri Tenayan. Di sana vaksin diberikan pada Lansia (Orang lanjut usia, red).

Dengan adanya vaksin jemput bola ini, juga dapat menghindari kerumunan. Tidak dapat dipungkuri krumunan terjadi saat petugas melakukan vaksinasi massal. Seperti yang terjadi di beberapa tempat di kota Pekanbaru. Mau tidak mau natrian terjadi sehingga tidak dapat menghindari kerumunan, yang sangat berpotensi untuk penularan virus tersebut.
 
Langkah-langkah yang diambil kepolisian ini sangat bagus untuk dicontoh oleh pemerintah daerah baik kabupaten maupun kota. mereka bisa mengerakan para tenaga medis ke kampung-kampung atau Rukun warga, seperti Posyandu untuk vaksin balita.

Seperti yang terjadi di Kota Pekanbaru,  tim vaksinator Polresta Pekanbaru beralih ke halaman masjid Al Jami'ah Jalan Singgalang, di mana kebetulan di sana rombongan singgah untuk salat Dzuhur. Usai salat, vaksin gratis pun digelar di halaman masjid dan diminati warga setempat. Masyarakat senang, karena vaksin gratis diberikan dengan praktis tanpa harus jauh-jauh ke lokasi vaksin yang ada, misalnya di puskesmas atau hotel.

Pada hari pertama, ada sekitar 50 vaksin yang dibawa tim vaksinator Polresta Pekanbaru. Kata Kombes Nandang, vaksin door to door tersebut akan terus digelar dan dioptimalkan pada hari berikutnya. "Jadi bisa di mana saja, tak hanya pemukiman, namun juga di jalan, atau di pasar atau di mana saja," kata Kapolresta Pekanbaru Kombes Nandang.

"Ini sebagai langkah kita untuk percepatan vaksinasi agar angka Covid-19 di Pekanbaru menurun. Kita punya tim vaksinator dan kita bawa keliling untuk memberikan vaksin kepada warga yang membutuhkan, yang mungkin tidak bisa hadir atau berhalangan datang ke tempat vaksin yang sudah disediakan," tutupnya.

Semoga langkah baik yang dilakukan oleh Kepolisian ini juga dilakukan oleh Pemerintah Kota Pekanbaru dan pemerintah daerah lainya. Seperti di Indragiri Hulu, Vaksinasi dilakukan oleh pihak Polisi Sektor, sehingga dapat menghindari kerumunan warga. Walau saat melaksanakan kegiatan hanya sekitar puluhan wartga yang dapat divaksin. Namun jika hal ini dilakukan secara terus menerus akan mengurangi kerja berat pemerintah. ***
 





Loading...
loading...