//riau1.com/

#nasional

Sejarah 24 Oktober: Hari Dokter Nasional

R1/azhar


Ilustrasi (Foto: Istimewa/internet) Ilustrasi (Foto: Istimewa/internet)

RIAU1.COM - Tepat hari ini, pemerintah menetapkan sebagai hari dokter nasional, berkat inisiasi dari Ikadan Dokter Indonesia (IDI) pada 1950.

Pembentukan ini dimulai atas usul dr. Seni Sastromidjojo, PB Perthabin dan Perkumpulan Dokter Indonesia mengadakan satu pertemuan yang menghasilkan Muktamar Dokter Warganegara Indonesia yang diketuai dr. Bahder Djohan.

Baca Jugaa: Sejarah 3 Desember: Pegawai PU Mati-Matian Pertahankan Gedung Sate Dari Gempuran Sekutu dan Belanda

Memutuskan bahwa dr. Sarwono Prawirohardjo terpilih menjadi Ketua Umum IDI pertama dikutip dari tirto.id, Sabtu, 24 Oktober 2020.

Penunjukkan dr. Sarwono merupakan hasil dari Muktamar I Ikatan Dokter Indonesia (MIDI) digelar di Deca Park yang kemudian diresmikan pada bulan Oktober.

Namun, Jauh sebelum organisasi IDI terbentuk, dokter-dokter di tanah air sudah mencatatkan diri sebagai salah satu pejuang kemanusiaan.

Baca Juga: Bukan Pengusaha Tajir, Tapi UMKM yang Selamatkan Indonesia dari Krisis 1998

Sebut saja seperti dr. Sutomo, Wahidin Sudirohusodo, Tjipto Mangoenkoesomo, dan dokter lainnya yang tak hanya memerangi penyakit, tetapi juga penjajahan.

Mereka kebanyakan lahir dari sekolah dokter yang didirikan Belada bernama STOVIA pada 1898.





Loading...
loading...