//riau1.com/

#nasional

Belatung Ayam, Resep Istimewa Bupati Jawa di Masa Hindia Belanda

R1/azhar


Ilustrasi (Foto: Istimewa/internet) Ilustrasi (Foto: Istimewa/internet)

RIAU1.COM - Bukan roketten, frites, pizza al taglio, atau steak salmon yang menjadi santapan lauk papan atas milik Bupati Pasuruan di masa Hindia Belanda, akhir abad ke-19.

Resep istimewa itu adalah belatung ayam dikutip dari nationalgeopraphic.grid.id, Jumat, 23 Oktober 2020.

Resep ini diciptakan oleh istri Kapitan Tionghoa di kota itu. Cara membuatnya, ayam dimasukkan dalam bumbu selama sepuluh hari sampai muncul belatung.

Baca Jugaa: Sejarah 3 Desember: Pegawai PU Mati-Matian Pertahankan Gedung Sate Dari Gempuran Sekutu dan Belanda

Belatung ayam bakal disantap bersama-sama dengan para kerabat besar, residen dan opsir Tionghoa.

Santapan yang membuat bulu kuduk berdiri ini tentu akan berbeda-beda dari wilayah lainnya di Nusantara di era itu.

Hal itu karena setiap keluarga memiliki citarasa yang diwariskan dari generasi sebelumnya.

Baca Juga: Bukan Pengusaha Tajir, Tapi UMKM yang Selamatkan Indonesia dari Krisis 1998

Di sinilah peran sang peracik sebagai pembawa pesan tradisi untuk generasi berikutnya. Ada kalanya, rasa pun menjadi perkara sakral karena terkait tradisi keluarga.





Loading...
loading...