//riau1.com/

#nasional

Sejarah Hari Ini: Pesawat Hercules Jatuh di Medan, 122 Orang Tewas

R1/azhar


Ilustrasi pesawat Hercules jatuh (foto: Istimewa/internet) Ilustrasi pesawat Hercules jatuh (foto: Istimewa/internet)

RIAU1.COM -  Kabar duka menyelimuti dunia penerbangan Indonesia tepat hari ini tahun 2015 silam.

Pesawat C-130 Hercules milik TNI AU jatuh di Medan, Sumatera Utara menewaskan 122 orang baik sipil dan militer dinukil dari merdeka.com, Selasa, 30 Juni 2020.

Kecelakaan pesawat buatan Lockheed-Martin, Amerika Serikat itu diawali dengan melakukan penerbangan rutin dengan tujuan kepentingan logistik.

Diawali dengan terbang dari Pangkalan Udara Abdul Rachman Saleh, Malang, kemudian bermalam di Halim Perdanakusuma, Jakarta dan terakhir ke Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin, Pekanbaru.

www.jualbuy.com

Baca Jugaa: DJP Pungut Pajak Pertambahan Nilai 6 Perusahaan Digital Internasional Mulai Bulan Depan

Lalu pesawat berangkat menuju Medan pukul 08.00 WIB dengan membawa sepuluh personel Pasukan Khas (Paskhas) 462/Pulanggeni.

Baca Juga: Mendadak Viral, Kesetiaan Pria Diuji Ketika Wajah Wanita Dibanjiri Jerawat

Nahas, pesawat itu jatuh seusai takeoff dari Pangkalan Udara Suwondo, Medan, menuju Tanjung Pinang.

Tak hanya itu, jatuhnya pesawat juga melukai warga sekitar di Jalan Jamin Ginting. Pasalnya, pesawat juga menimpa ruko dan beberapa kendaraan di jalanan tersebut.

Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Agus Supriatna mengatakan, berdasarkan investigasi awal, penyebab jatuhnya pesawat Hercules ini karena matinya mesin di bagian kanan pesawat.

Dalam kondisi mesin mati, pesawat malang ini lalu menabrak antena di atas bangunan sekolah berada dekat dengan titik jatuhnya pesawat.

Pesawat ini juga belum terbang tinggi saat jatuh karena baru dua menit lepas landas. Tidak lama kemudian pilot Kapten Sandy Permana menemukan masalah di mesin nomor empat dan meminta kembali ke pangkalan.

Sayang dengan kondisi mesin yang seperti itu pesawat tidak mampu membawa diri sampai ke Lanud sehingga harus mendarat di pinggir jalan.





Loading...
loading...