//riau1.com/

#nasional

Positif Corona di Sumut 84 Orang, 7 Meninggal Dunia dan 8 Orang Sembuh

R1/hee


Ilustrasi petugas medis memeriksa pasien corona. Ilustrasi petugas medis memeriksa pasien corona.

RIAU1.COM - Data terbaru, di wilayah Provinsi Sumatera Utara, yang positif terinfeksi virus corona atau Covid-19, mencapai 84 orang hingga Rabu (8/4).

Angka itu meningkat dari hari sebelumnya yang hanya 76 orang.

www.jualbuy.com

Baca Juga: Begini Sejarah Air Minum Dalam Kemasan Pertama di Indonesia
 

"Positif 84 dengan rincian melalui rapid test sebanyak 29 orang dan metode PCR sebanyak 55 orang. Sedangkan meninggal sebanyak 7 orang," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut Aris Yudhariansyah, Rabu (8/4), seperti dilansir CNN Indonesia. 

Aris menambahkan pasien positif Covid-19 yang sembuh berjumlah 8 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dirawat 140 orang.


"Angka kesembuhan akibat Covid-19 di Sumut saat ini berada di angka 14,5 persen. Angka ini berada di atas rata-rata nasional," ucap Aris.

Mengenai pembatasan sosial berskala besar (PSBB), Pemprov Sumut masih melakukan kajian.

Belum akan mengajukan pemberlakukan PSBB kepada pemerintah pusat, dalam hal ini Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

"Jika sudah ada hasilnya, dalam waktu dekat akan kami sampaikan," ujar Aris.

Meski demikian, Pemprov Sumut akan terus mengimbau kepada masyarakat tentang bahaya virus corona. Anjuran menjaga jarak dan membatasi kegiatan di luar rumah akan terus disampaikan.

"Terakhir diinformasikan bahwa rekening peduli Covid-19 Sumut telah menerima donasi sebanyak Rp268.340.000 yang akan disalurkan untuk kebutuhan percepatan penanganan Covid-19," bebernya.

Di lingkup nasional, pemerintah pusat mengumumkan telah ada 2.956 orang yang positif terinfeksi virus corona hingga Rabu (8/4).

Baca Juga: Benarkah Kualitas Obat Generik Dibawah Obat Bermerk ?

 

Sebanyak 240 di antaranya wafat dan 222 orang dinyatakan sembuh.

"Ada 218 kasus baru, sehingga totalnya 2.956 kasus," ujar Jubir Pemerintah khusus Penanganan Corona, Achmad Yurianto,  Rabu (8/4).

R1 Hee. 





Loading...
loading...