//riau1.com/

#nasional

Ini Daftar Wilayah Penyebaran Transmisi Lokal Virus Corona di Indonesia

R1/hee


Petugas medis membawa pasien dicurigai corona ke Ambulance.  Petugas medis membawa pasien dicurigai corona ke Ambulance.

RIAU1.COM - Pemerintah melalui  Kementerian Kesehatan mencatat lima provinsi termasuk wilayah transmisi lokal penularan virus corona (covid-19).

Transmisi lokal merujuk pada penularan covid-19 antara orang per orang di suatu wilayah.

www.jualbuy.com

Baca Juga: Bertambah 196 Orang, Jumlah Pasien Positif Corona di Indonesia Hampir Tembus 2 Ribu
 

Dikutip dari laman covid19.kemkes.go.id,  lima provinsi itu yakni DKI Jakarta; Banten yang meliputi Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang; Jawa Barat yang meliputi Bandung, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kota Bogor, Kabupaten Bogor dan Kota Depok, dan Karawang; Jawa Tengah yang meliputi Solo, dan Jawa Timur yang meliputi Kabupaten Malang, Magetan dan Surabaya.

Jakarta diketahui menjadi provinsi paling banyak jumlah pasien yang terpapar covid-19.
 

Seperti dilansir CNN Indonesia, Kamis, 26 Maret 2020,  Dari data Rabu (25/3), jumlah pasien positif covid-19 di Indonesia mencapai 790 orang.

Jumlah ini bertambah 105 kasus dari sebelumnya yakni 685 orang. Sebanyak 58 orang di antaranya meninggal dunia dan jumlah pasien sembuh 31 orang.


Dari jumlah tersebut, 463 kasus berasal dari Jakarta atau paling banyak. Kemudian menyusul Jawa Barat 73 kasus positif covid-19, 67 kasus di Banten, 51 kasus di Jatim, dan 38 kasus di Jateng.  

Para pasien positif Covid-19 itu tersebar di 24 provinsi Indonesia. Dengan demikian masih terdapat 10 provinsi yang belum terpapar virus.

Mulai dari kluster Jakarta, imported case atau tertular saat ada di luar negeri, dan transmisi lokal.
Penyebaran virus ini pertama kali terdeteksi setelah dua warga Depok positif Covid-19 pada awal Maret ini. Mereka berdua tertular dari warga negara Jepang di sebuah klub di kawasan Kemang, Jakarta.

Setelah itu, kasus positif lainnya bermunculan. Pemerintah lantas membagi kluster penyebaran ketika mengumumkan jumlah pasien positif.


Pemerintah saat ini mulai melakukan rapid test atau tes cepat untuk mendeteksi awal seseorang terinfeksi virus atau tidak menyusul persebaran covid-19 yang semakin masif. 


Selain diprioritaskan bagi petugas medis dan orang yang pernah kontak dekat dengan pasien covid-19, rapid test rencananya juga bakal dilakukan berbasis wilayah.

Basis wilayah ini akan dilakukan di wilayah yang sudah ada kasus positif covid-19 dan dianggap berpotensi menular, salah satunya Jakarta Selatan.

Baca Juga: Hotel dan Apartemen Menawarkan Tempat Isolasi Bagi Tamu Dari Luar Negeri 

Pemerintah sendiri hingga saat ini telah mendistribusikan 125 ribu kit untuk rapid test di 34 provinsi di Indonesia.
Data-data tersebut masih bisa berubah.

Pemerintah mengumumkan update kasus positif dan jumlah pasien meninggal serta sembuh setelah menerima laporan dari masing-masing wilayah per pukul 12.00 WIB setiap harinya.

R1 Hee. 


Informasi
Tlp +62 853 8222 8787
Email : info@riau1.com
(Sertakan data diri)

Loading...