//riau1.com/

#nasional

Luhut: Presiden Siapkan Figur Kepala Badan Otorita Ibu Kota Baru Setingkat Menteri

R1/hee


Ilustrasi lokasi ibu kota baru di Penajam Paser Utara. Ilustrasi lokasi ibu kota baru di Penajam Paser Utara.

RIAU1.COM - Pemerintah terus menggesa persiapan pembangunan ibu kota baru di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. 

Termasuk Kepala Badan Otorita Ibu Kota Baru, yang setingkat menteri. 

www.jualbuy.com

Baca Juga: Seorang Anggota Ditreskrimsus Polda Sumut Meninggal Dunia, Istrinya Positif Corona
 

Seperti dilansir CNN Indonesia, Kamis, 27 Februari 2020,  Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan,  menyebutkan bahwa Presiden Joko Widodo  sedang menyiapkan sosok kepala Badan Otorita Ibu Kota Baru. 

"Badan otorita ini setingkat menteri dan saya kira segera ada UU-nya. Nanti Presiden menyiapkan siapa menteri di Badan Otorita. Sedang difinalisasi," katanya dikutip dari Antara, Rabu (26/2)

Ada tiga klaster di ibu kota baru nanti, yakni klaster pemerintah, klaster perumahan dan perkantoran serta klaster infrastruktur/fasilitas publik dan ICT.


Di klaster pemerintah, mulai pendanaan, kepemilikan tanah dan aset menjadi kewenangan pemerintah Indonesia.

Sementara itu di klaster perumahan dan perkantoran serta klaster infrastruktur atau fasilitas publik dan ICT, pendanaannya dapat kerja sama dengan swasta melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).


Dalam hal ini, pemerintah dapat menjual atau memberikan konsesi lahan kepada swasta sehingga pengelolaan aset dapat dilakukan swasta.

Luhut menjelaskan bangunan pemerintah akan dibiayai sepenuhnya oleh APBN.

Baca Juga: Positif Corona di Sumut 84 Orang, 7 Meninggal Dunia dan 8 Orang Sembuh  

"Sementara itu hiburan, pendidikan, resort, kesehatan, pusat keuangan di ibu kota baru ini kami kasih sektor swasta. Private sector yang mau masuk sini macam-macam, banyak sekali yang berminat masuk di sini," pungkasnya.

R1 Hee. 


Informasi
Tlp +62 853 8222 8787
Email : info@riau1.com
(Sertakan data diri)

Loading...