//riau1.com/

#nasional

Perlu Dana Investasi Baru untuk Bangun Jalan Tol Khusus Motor di Indonesia

R1/surya


Anggota Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Koentjahjo Pamboedi. Foto: Antara. Anggota Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Koentjahjo Pamboedi. Foto: Antara.

RIAU1.COM -Sepeda motor bisa masuk jalan tol jika jalur kendaraan roda dua tersebut dipisahkan dengan kendaraan lainnya. Namun, perlu ada penambahan biaya investasi untuk pembuatannya.

"Pemerintah mengubah peraturan motor boleh masuk tol ketika membangun Tol Jembatan Suramadu dan Tol Bali. Karena, kedua ruas tol tersebut sifatnya menghubungkan antar pulau atau membantu masyarakat menyeberang dan tidak terdapat alternatif jalan lain," kata anggota Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Koentjahjo Pamboedi dikutip dari Antara, Senin (11/2/2019).



BACA JUGA : Riau Masih Diselimuti Kabut Asap, Fadli Zon Buat Sajak: Sepasang Sepatu Kotor, Monumen Kerja Rezim Teledor

Iklan Riau1

Di Malaysia, sepeda motor boleh masuk ke jalan tol atas desakan beberapa pihak. Padahal, populasi motor di sana sangat kecil.

"Ada sejumlah risiko jika motor atau kendaraan roda dua diperbolehkan masuk ke jalan tol," ucap Koentjahjo.



BACA JUGA : Timbulkan Banyak Pelanggaran, Pemerintah Akan Hapus IMB

Seharusnya, tol untuk sepeda motor dibangun terpisah. Hal tersebut menambah biaya investasi.

Sebelumnya, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengusulkan kepada pemerintah untuk menyediakan jalur khusus sepeda motor di jalan tol. Penyediaan jalur tol untuk motor agar seluruh masyarakat merasakan hasil pembangunan infrastruktur secara merata.


Informasi
Tlp +62 853 2000 4928
Email : info@riau1.com
(Sertakan data diri)
Loading...