//riau1.com/

#meranti

Capaian Vaksinasi di Kabupaten Meranti Tergolong Rendah, Kapolres Desak Setiap Gerai Habiskan 228 Dosis Sehari

R1/wira


Ilustrasi/Net Ilustrasi/Net

RIAU1.COM - Sebagai upaya mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) mendatang, Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Kepulauan Meranti tengah menggencarkan vaksinasi. 

Baca Juga: KKP Tetapkan Kebupaten Meranti Sebagai Sentra Ikan Kakap Putih

"Perbaikan signifikan terus terjadi, serta upaya kita dalam mengakselerasi vaksinasi
menuju herd immunity. Karena memang harus waspada guna mengantisipasi gelombang sebaran jelang nataru ini," kata Wakil Ketua Satgas Covid-19 Meranti, AKBP Andi Yul Lapawesean, belum lama ini.

Perbaikan tersebut, sebut dia seperti dimuat Batamnews dilakukan mengingat masih rendahnya realisasi vaksinasi daerah setempat ketimbang beberapa kabupaten/kota di Riau.

"Masih kecil kita dari beberapa daerah lain di Riau. Makanya harus kita kejar itu," ujarnya 

Berdasarkan data, capaian vaksinasi tahap pertama di wilayah hukumnya masih sebatas 47,1 persen. Untuk mencapai herd immunity genap 70 persen, target mereka masih kurang 37 ribu lebih sasaran yang harus segera divaksin.

Kemudian Andi mengaku tak khawatir mengingat stok vaksin masih tersedia sekitar 25 ribu dosis. Walaupun jumlah stok belum mencukupi target sasaran, dia optimis sebelum nataru sudah rampung.

"Memang masih kurang sekitar 11 ribu. Namun itu tidak jadi kendala. Stok yang ada terus kita gesa, sehingga sisa 25 ribu dosis itu bisa rampung segera dan bisa diajukan kembali. Karena permohonan persediaan tidak begitu sulit," tutir Andi lagi. 

Sementara untuk 25 ribu dosis vaksin yang tersedia ditargetkan rampung sepanjang dua pekan ke depan. Dimana jumlah itu tersebar di 11 gerai vaksinasi seluruh kecamatan di Meranti.

Baca Juga: Pengurangan Kuota, 89 CJH Meranti Gagal Berangkat

"Setiap gerai kita desak untuk dapat menghabiskan 228 dosis dalam sehari. Jika tidak selesai, kita minta mereka (vaksinator, red) lembur hingga larut malam," pinta Andi.*





Loading...
loading...