//riau1.com/

#meranti

Pemkab Meranti Turunkan Angka Stunting di 12 Locus

R1/puri


Foto Ilustrasi Foto Ilustrasi

RIAU1.COM - Penuntasan kasus Stunting oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mulai menuai hasil, terbukti dari 16 Desa yang menjadi Locus kasus Stunting 12 diantaranya angka Stunting berhasil ditekan.

Kadiskes Meranti Misri Hasanto, mengatakan kondisi geografis Meranti yang berada diwilayah perbatasan, dan terluar dengan tingkat kemiskinan yang masih cukup tinggi sangat berpotensi memunculkan kasus Stunting.

Baca Jugaa: Selamatkan Pulau di Riau dari Ancaman Abrasi, Deklarasikan GN Lamantera

Baca Juga: Pemkab Meranti Akan Salurkan Dana Beasiswa Pekan Depan


 
“Sedangkan yang kita petakan dari akhir 2019, itu ditemukan 16 Locus stanting di Meranti, sehingga di tahun 2020 ini menurut saya fokus kita sebaiknya di 16 lokus ini saja,” ujar Misri.

Misri juga mengatakan ada empat aksi yang dipakai untuk menurunkan angka stunting di Meranti, di antaranya lewat peraturan bupati, peran desa, peran serta masyarakat, dan pemberdayaan masyarakat lewat kader posyandu, agar masyarakat desa lebih peduli dengan anak-anak yang terkena stunting alhasil dari 16 Desa Locus Stunting, 12 diantaranya angka Stunting berhasil ditekan.

"Kita berharap intervensi Stunting terus dilakukan hingga kasus Stunting di Meranti menjadi 0," pungkasnya. 





Loading...
loading...