//riau1.com/

#meranti

Waspada Lonjakan Kasus, Jubir Covid 19 Riau Ingatkan Pemda Meranti Bersiap Diri

R1/puri


Waspada Lonjakan Kasus, Jubir Covid 19 Riau Ingatkan Pemda Meranti Bersiap Diri Waspada Lonjakan Kasus, Jubir Covid 19 Riau Ingatkan Pemda Meranti Bersiap Diri

RIAU1.COM - Meskipun tidak terjadi penambahan kasus positif Covid-19 di Riau dalam beberapa hari terakhir, Juru Bicara Covid-19 Provinsi Riau dr. Indra Yovi, Sp.P (K), mengingatkan Pemerintah Daerah (Pemda) Meranti untuk selalu bersiap diri untuk menghadapi lonjakan pasien.

Hal tersebut disampaikannya saat memberikan pemaparan terkait penanganan Covid-19 di Aula RSUD Meranti, Senin (1/6/2020).

Dijelaskan Yovi, Pemerintah Provinsi Riau telah berupaya optimal untuk menekan jumlah kasus positif Covid-19 melalui penerapan Protokol Kesehatan secara konsisten oleh Kabupaten/Kota begitu juga dalam hal penanganan pasien PDP.

www.jualbuy.com

Baca Juga: Hari Bhayangkara Ke 74, Satlantas Polres Meranti Berikan 17 SIM dan Ingatkan Warga Tertib Berlalu Lintas


"Penanganan kasus Covid-19 tidak bisa disamakan karena tiap daerah memiliki karakter masing-masing," ujar Indra Yovi.

Untuk itu ia mengingatkan kepada Pemerintah Daerah untuk mewaspadai setiap pendatang yang masuk, dengan cara melakukan pemeriksaan dan pengawasan yang ketat sesuai standar pencegahan penyebaran Covid-19.

Selain itu ia juga meminta kepada pemda bersiap diri secepat mungkin untuk menghadapi lonjakan pasien positif Covid-19 yang mungkin saja terjadi.

Baca Juga: Peringati Hari Bhayangkara, Polres Meranti Gelar Upacara Virtual dan Syukuran



"Caranya dengan menyediakan ruang Isolasi dan ruang Incubasi serta tenaga medis dan obat-obatan yang memadai. Saya minta Pemda siapkan ruang Incubasi," ucap Yovi.

Disinggung mengenai kapan perkiraan berakhirnya Pandemi Covid-19 ini, Yovi menuturkan, belum dapat dipastikan meskipun saat ini negara-negara eropa dan Amerika tengah berlomba membuat Anti Virus, terakhir diinformasikan progres penemuan anti virus baru masuk Fase Ke-3.





Loading...
loading...