//riau1.com/

#kriminal

Setubuhi Korban di WC SPBU, Ini Penuturan Pelaku Penculikan Siswi SD di Pekanbaru

R1/hadi


Tersangka LG usai diamankan di Polresta Pekanbaru (Foto: Riau1) Tersangka LG usai diamankan di Polresta Pekanbaru (Foto: Riau1)

RIAU1.COM -Pria pengangguran berinisial LG, harus berurusan dengan Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru - Riau atas dugaan penculikan dan persetubuhan yang ia lakukan terhadap Bunga (Bukan nama sebenarnya), siswi SD yang masih berusia sembilan tahun.

Dalam melancarkan niatnya ini, LG lebih dulu pendekatan dengan Bunga. Caranya, menawarkan korban tumpangan saat pulang sekolah. Tidak hanya mengantarkan Bunga pulang, tersangka juga memberikan uang Rp2.000.

Dua kali LG melakukan itu, sampai pada kali ketiganya, tersangka kemudian membawa Bunga alias menculiknya. Keluarga korban yang khawatir lantaran anaknya tak kunjung pulang, akhirnya memosting terkait kehilangan anak di media sosial dan melapor ke polisi.

Baca Juga: Cemburu, Seorang Suami di Inhil Tega Pukul Istrinya yang Hamil 5 bulan Hingga Tewas

www.jualbuy.com

"Saat menjemput pulang sekolah yang ketiga kalinya itu korban kemudian dibawa. Diajak keliling dengan sepeda motor korban, diajak makan juga dan dikasih uang Rp3.000," terang Kepala Satreskrim Polresta Pekanbaru AKP Awaluddin Syam, Selasa 16 Juli 2019 siang.

Awaluddin dalam jumpa persnya di Mapolresta didampingi Kapolsek Payung Sekaki AKP Hidayat Perdana, Kanit Reskrim dan Kasubag Humas melanjutkan, pencabulan yang dialami korban ini dilakukan tersangka di kamar mandi (WC) sebuah SPBU di Pekanbaru.

"Satu kali di kamar mandi SPBU. Jadi tidak tidur di mana-mana, namun di SPBU. Setelah itu baru diantar pulang. Korban mengaku ada perbuatan berupa hubungan badan, dengan diperkuat bukti visum," beber mantan Kasat Reskrim Polres Dumai tersebut.

Baca Juga: Polsek Bengkalis Pulangkan 4 Remaja Korban Human Trafficking ke Medan

Iklan Riau1

Mirisnya, pencabulan tersebut dilakukan LG saat korban masih mengenakan seragam SD. Bermodalkan rekaman CCTv dan keterangan saksi, aparat berwajib akhirnya meringkus LG selang beberapa jam menerima laporan dari keluarha Bunga.

Polisi bahkan terpaksa mengambil langkah tegas dan terukur, di mana sebutir peluru dimuntahkan dan menerjang kaki kanan LG saat proses penangkapan terhadapnya. Kini tersangka sudah ditahan di Polresta Pekanbaru untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Seperti diketahui, Bunga dilaporkan hilang pada 12 Juli 2019 lalu. Saat pulang sekolah, korban tak juga kunjung sampai di rumah, membuat keluarganya khawatir lalu memosting soal anak hilang di media sosial. Ternyata LG lah diduga dalang penculikan terhadap korban, bahkan ditenggarai melakukan hubungan badan.


Informasi
Tlp +62 853 8222 8787
Email : info@riau1.com
(Sertakan data diri)
Loading...