//riau1.com/

#kepulauan-riau

Pelabuhan Baru akan Dibangun di Batam, Lebih Besar dari Tanjung Priok

R1/wira


Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan

RIAU1.COM - Pemerintah akan bangun pelabuhan baru di Batam. Disebut pelabuhan tersebut akan menjadi pelabuhan terbesar RI lainnya, dan disebut melebihi pelabuhan Tanjung Priok. 

Baca Juga: Jembatan Taman Wisata Kota Rebah Tanjungpinang Dirusak Pelajar

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, seperti dimuat CNBCIndonesia mengatakan, Pelabuhan Tanjung Pinggir yang berada di Batam ini diproyeksikan lebih besar dari Tanjung Priok dan akan diintegrasikan dengan Kuala Tanjung.

Saat ini luas lahan yang ada di Tanjung Pinggir sebesar 94 hektare dan selanjutnya akan diperluas hingga 330 hektare dengan kedalaman airnya sekitar 40 meter.

"Nantinya Pelabuhan di Tanjung Pinggir ini akan dibuat menjadi green and smart port," tutur Luhut, dalam keterangan, Selasa (25/1). 

Sementara rencana untuk pelabuhan yang sudah ada di Batam akan dilakukan penataan. Antara lain Pelabuhan Batu Ampar, Pelabuhan Sekupang, Pelabuhan Nongsa Pura, Pelabuhan Batam Center, Pelabuhan Kabil, dan Pelabuhan Telaga Punggur.

Selain itu adanya pelabuhan baru ini dipercaya dapat menurunkan biaya logistik Indonesia yang masih cukup mahal. Dimana saat ini biaya logistik masih 23% dari Produk Domestik Bruto (DPB), sementara negara lain rata-rata hanya 13%.

"Kami menargetkan biaya logistik bisa turun sampai 17% pada tahun 2024," ujar dia. 

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, mengatakan pelabuhan baru ini dibangun dengan skema Business to Business (B2B) sehingga tidak menggunakan APBN. Nanti pemerintah akan memberikan kesempatan swasta untuk berinvestasi dalam pembangunan pelabuhan baru ini.

Baca Juga: Sapi Kurban di Karimun Masih Kurang, Terpaksa Didatangkan dari Luar Daerah

"Kami regulator akan mengawal dan membuat timeline dan studi yang matang. Kita lakukan dengan tata kelola yang baik tetapi cepat. Kita harapkan sebelum 2024 pelabuhan ini sudah selesai dan sudah beroperasi,"tutur Budi.*





Loading...
loading...