f Tidak ada Perubahan Perekonomian Masyarakat, Gubernur Ansar Didemo Mahasiswa | RIAU1.COM
//riau1.com/

#kepulauan-riau

Tidak ada Perubahan Perekonomian Masyarakat, Gubernur Ansar Didemo Mahasiswa

R1/ogas


gubernur Kepri Ansar Ahmad/Suryakepri gubernur Kepri Ansar Ahmad/Suryakepri

RIAU1.COM -Dinilai tidak ada perubahan perekonomian Kepri selam 100 hari menjabat, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Tanjungpinang menggelar aksi di Kantor Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Senin (7/6/21) Aksi tersebut juga mendapat pengamanan dari ratusan personel polisi.

Massa aksi menyuarakan kinerja kepemimpinan 100 hari kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri Ansar – Marlin. Massa aksi menilai, tidak ada dampak perubahan perekonomian di Kepri selama 100 hari ini.

Di tempat terpisah,Gubernur Kepri, Ansar Ahmad tak mempermasalahkan demo yang dilakukan para mahasiswa. “Adik-adik mahasiswa datang karena tidak ketahuan saja. Dianggap 100 hari ini kita santai saja. Lagi pula, saya tidak pernah berjanji 100 hari,” ucap Ansar, seusai menghadiri Rapat Paripurna di DPRD Kepri.

Ia juga menjelaskan, program yang dijalankan dirinya bersama Marlin Agustina tentu memerlukan proses. “Membelanjakan uang daerah bukan seperti mengeluarkan uang dari saku celana. Besok kita mau buat itu, besok juga kita keluarkan uangnya. Tentu ada proses, di dalam proses itu juga ada aturan yang kita harus patuhi,” jelasnya.

Ia menyampaikan, saat ini program strategis nasional yang akan dilakukan di Kepri masih dalam proses semua. “Sebagai informasi yang baik buat Kepri. Respon pemerintah pusat sangat positif terhadap program tersebut. Besok akan hadir masing-masing tim dari beberapa Kementerian hingga 4 hari ke depan.

Mereka semua akan menindaklanjuti dan membahas bersama terhadap program strategis tersebut,” ujarnya. Pembahasan yang dilakukan itu, apabila ada ditemukan sumbatan izin atau lainnya. “Termasuk membahas soal Jembatan Batam Bintan, Bandara Busung, Batam Logistik Ekosistem dan lainnya. Ada sekitar 8 atau 9 tim dari masing-masing kementerian yang hadir,” ucapnya.

“Jadikan tidak bisa main sulap. Tidak bisa secepat itu kita bisa lakukan. Tapi tidak jadi persoalan bagi saya ya. Saya sangat menyambut baik kehadiran adik-adik mahasiswa. Ada tim kita yang menjelaskan juga,” tambahnya.

Dibeitakan, sejumlah massa aksi dari mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) tiba di Kantor Gubernur Kepri, Senin (7/6/2021) sekira pukul 10.30 Wib.
Massa aksi itu terlihat hadir mengenakan masker.

Sementara itu salah satu pendemo mengeluh karena hanya bisa menyuarakan aksi di depan portal masuk saja.

www.jualbuy.com

Baca Juga: Pemerintah Pusat Diminta Buka Delapan Pelabuhan di Kepri untuk Wisatawan Mancanegara

“Kami hanya 8 orang saja, kami protokol kesehatan. Kami masak dihadang di sini. Kami putra daerah, mau sampaikan kritik kepada pemerintah,” ucapnya dengan suara lantang.

Ia pun menyampaikan, kritik yang disampaikan kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri Ansar – Marlin selama 100 hari kerjanya.

“Sabtu kemarin tepat 100 hari sudah Ansar – Marlin resmi dilantik. Tapi apa kita liat, tidak ada perubahan yang telah dilakukan. Terutama ekonomi. Tidak ada perubahan yang dilakukan,” ujarnya.

Pantauan di lapanagn, massa aksi masih terlihat berorasi secara bergantian. Puluhan personel kepolisian juga berbaris bertugas mengamankan aksi.

Sebelumnya diberitakan, selain aksi demo terkait penolakan MoU LPP TVRI dengan Pemprov Kepri, Ternyata ada aksi dari Mahasiswa HMI yang juga menggelar demo terkait kinerja Ansar – Marlin 100 hari kerja.

Dikonfirmasi Kabag Ops Polres Tanjungpinang, AKP Reza mengatakan, bahwa aksi yang akan dilakukan hanya mahasiswa HMI saja. “Kalau yang terkait penolakan MoU LPP itu tidak ada hari ini. Hari ini laporan ke kita hanya mahasiswa,” ujarnya yang berada di kantor Gubernur, Dompak, Tanjungpinang, Senin (7/6/2021).

Baca Juga: Bermain di Waduk Sei Pulai Tanjung Pinang, Dua Bocah Perempuan Tewas Tenggelam

Ia menyebutkan, ada sebanyak 125 personil yang diterjunkan dalam pengamanan aksi.
“Himbauan kita tentu, aksi dilakukan dengan cara baik-baik,”ucapnya.

Sebab, menurutnya dalam aksi yang akan digelar hari ini, pihak kepolisian tidak mengizinkan.” Kalau dari kita tidak mengizinkan. Soalnya saat ini masih pandemi. Apalagi kasus juga lagi meningkat,” ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, kantor Gubernur Kepri dikabarkan akan didatangi oleh para pendemo, yanga akan menggelar aksi di kantor yang berlokasi di Dompak tersebut, Senin (7/6/2021).

Berdasarkan surat izin demo yang beredar, aksi itu merupakan bagian penolakan MoU LPP TVRI dengan Pemprov Kepri. Pantauan di lapangan, portal masuk kawasan Kantor Gubernur sudah ditutup dan dijaga petugas dari Satpol PP. Selain itu, puluhan polisi juga sudah hadir dengan menggelar apel. Satu unit kendaraan water canon pun juga sudah disiagakan.(Suryakepri.com)





Loading...
loading...