f Sebut China Akan Jadi Kekaisaran Jahat, Mantan Wakil Presiden AS Mike Pence Desak Biden Bertindak Cepat | RIAU1.COM
//riau1.com/

#internasional

Sebut China Akan Jadi Kekaisaran Jahat, Mantan Wakil Presiden AS Mike Pence Desak Biden Bertindak Cepat

R1/riki


Mike Pence Mike Pence

RIAU1.COM - Mantan Wakil Presiden Amerika Serikat, Mike Pence, mendesak Presiden Joe Biden untuk segera menghadapi China yang menurutnya sedang berusaha menjadi "kekaisaran jahat".

“Orang Amerika dari setiap persuasi politik sekarang mengakui bahwa rezim Tiongkok memiliki niat permusuhan terhadap Amerika Serikat dan sekutu kami,” kata Pence dalam sambutannya di Heritage Foundation.
www.jualbuy.com

Baca Juga: Nama Anwar Ibrahim Sahabat Bj Habibie Mencuat Sebagai Kandidat Perdana Menteri Malaysia Gantikan Muhyiddin


“Setelah pandemi dunia yang menghancurkan, diperparah oleh kurangnya transparansi Beijing, kami tahu para pemimpin China tidak dapat dipercaya,” tambahnya.

“Namun terlepas dari konsensus nasional yang baru ini, pemerintahan Biden-Harris sudah beralih ke Komunis Tiongkok,” lanjut Pence.

“Mereka bergabung kembali dengan kesepakatan iklim Paris, memungkinkan China untuk mencemari dengan impunitas. Mereka bergabung kembali dengan Organisasi Kesehatan Dunia yang dikendalikan China tanpa menuntut konsesi tunggal setelah kegagalan selama pandemi,” tambah Pence.

Baca Juga: Langit Kompleks Gaza Palestina Diselimuti Asap Tebal Dari Kebakaran Hutan

“Dan mereka menghentikan penyelidikan administrasi kami tentang asal mula pandemi virus corona, sebelum kemudian membalikkan arah.”

Mike Pence juga merujuk pada pernyataan Xi Jinping dalam upacara peringatan 100 tahun Partai Komunis India.

“Rakyat China sama sekali tidak akan membiarkan kekuatan asing untuk menggertak, menindas, atau memperbudak kami dan siapa pun yang mencoba melakukannya akan menghadapi kepala yang hancur dan pertumpahan darah di depan Tembok Besar besi dari 1,4 miliar orang China,” kata Xi saat itu.

Pence kemudian menguraikan serangkaian langkah yang harus diambil Gedung Putih untuk menghadapi Beijing, termasuk memotong dana untuk penelitian di lembaga-lembaga seperti Institut Virologi Wuhan, tempat banyak orang percaya virus corona bocor.





Loading...
loading...