//riau1.com/

#indragiri-hulu

Kapolres Pastikan Tidak Ada Penculikan Anak di Inhu

R1/bar


Kapolres Inhu AKBP Efrizal Kapolres Inhu AKBP Efrizal

RIAU1.COM - Terkait isu yang beredar ditengah-tengah masyarakat tentang penculikan anak di Kota Rengat, dengan tegas dibantah oleh Kapolres Inhu AKBP Efrizal SIk. Dikatakan Kapolres, bahwa sebagaimana beredar isu penculikan anak di WhatApp Grup (WAG) di telepon seluler orangtua murid, hal itu adalah hoax atau berita bohong.

Kepada awak media, Kapolres Inhu AKBP Efrizal SIk menuturkan, setelah dilakukan kroscek ke sekolan di maksud, yakni SDN 007 Rengat, pihak sekolah menyatakan melalui Kepala Sekolah, menyatakan tidak ada peristiwa penculikan.

"Kami sudah konfirmasi kepada pihak sekolah, namun mereka menyatakan tidak ada peristiiwa tersebut," kata Kapolres.

www.jualbuy.com

Baca Juga: Kabupaten Inhu 'Dikepung' Wabah Corona

Kapolres menambahkan, dalam percakapan di WAG itu, disebutkan kalau pelaku penculikan menggunakan sepeda motor dengan memakai kacamata hitam. Bahkan, disebutkan pula sempat menarik tangan siswa SDN 007, yang sampai kini belum diketahui anak siapa yang diculik tersebut.

Untuk menyikapi isu tersebut,  Kapolres menghimbau kepada masyarakat, terutama para orangtua, agar tidak mudah percaya terhadap berita-berita yang beredar di media sosial (medsos), yang belum jelas diketahui kebenarannya.

"Kita harus cerdas dalam bermedsos. Jangan mudah di bohongi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab," tegas Kapolres.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDN 007 Rengat, Eldemidra kepada wartawan menegaskan, bahwa isu penculikan anak di sekolahnya tidak benar adanya.

Baca Juga: Polres Inhu Pasang Wastafel Disejumlah Titik di Kota Rengat

“Terkait tersebarnya informasi di masyarakat adanya upaya penculikan anak di SDN 007 Rengat, isu itu tidak benar. Dalam kesempatan ini saya menghimbau agar para murid SDN 007 Rengat untuk tidak keluar dari dalam pagar sekolah, sebelum di jemput oleh orangtua," tegasnya.

Dikatakannya lagi, dia meminta agar para wali murid ketika akan menjemput anaknya agar tepat waktu. Apabila yang menjemput bukan wali murid (orangtua) agar melapor ke wali kelas atau pihak sekolah. Sehingga dapat terhindar dari bahaya buruk lainnya.

Sebelumnya, muncul isu-isu miring melalui WAG, bahwa telah terjadi upaya penculikan anak sekolah dasar yang bersekolah di SDN 007 Rengat. Namun upaya penculikan tersebut gagal.

Berikut isi percakapan dalam WAG tersebut, “Assalamualaikum warohmatullah wabarakatuh. Ayah Bunda, tersiar kabar sudah ada penculikan di SDN 007 Rengat. Penculik membawa senjata tajam dan tangan anak tersebut sudah dipegang. Alhamdulillah, penculikan tersebut bisa digagalkan.

 

 

 

Penulis: R1/Yuzwa


Informasi
Tlp +62 853 8222 8787
Email : info@riau1.com
(Sertakan data diri)

Loading...