//riau1.com/

#hukum

Naik ke Penyidikan di Polda Riau, Apa Kabar Kasus Karhutla PT BMI di Siak?

R1/hadi


Kombes Andri Sudarmadi (Ilustrasi Foto: Dok Riau1) Kombes Andri Sudarmadi (Ilustrasi Foto: Dok Riau1)

RIAU1.COM -Penanganan kasus Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang diduga terjadi di area PT Berlian Mitra Inti (BMI) di Kabupaten Siak seluas sekitar 94 hektar, ternyata sudah naik ke status penyidikan oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau.

Hal itu, diakui Direktur Reskrimsus Polda Riau Kombes Andri Sudarmadi, Rabu 23 September 2020 siang. Kata Andri, status penyidikan (Dari penyelidikan, red) dilakukan pada Agustus 2020 lalu.

"Penyidikan pada Agustus 2020 kemarin ya, jadi terus berproses," kata dia saat dihubungi Riau1.com pada Rabu siang.

Baca Jugaa: Dilaporkan ke Ombudsman, ini Pernyataan Imigrasi Tembilahan

Kemudian menyoal saksi-saksi, kata mantan Wakil Direktur Resnarkoba Polda Riau ini, bahwasanya sudah ada puluhan saksi yang telah dimintai keterangannya, mulai dari masyarakat, pihak perusahaan hingga saksi ahli.

"Saksi sudah diperiksa, baik saksi ahli, saksi dari pihak perusahaan, masyarakat juga. Ada beberapa orang saksi ahli lagi yang lakukan pendalaman, sekitar puluhan saksi," yakinnya. Untuk saksi ahli sendiri, ada sekitar sembilan orang.

Baca Juga: YPS Law Office Minta Ombudsman Periksa Kepala Imigrasi Tembilahan, ini Sebabnya

Untuk diketahui, kawasan yang terbakar yang diduga area PT BMI ini berlokasi di daerah Kandis, Kabupaten Siak. Karhutla terjadi pada medio akhir Februari 2020 lalu dengan luasan sekitar 94 hektar.

Selain PT BMI, satu perkara Karhutla yang melibatkan korporasi lainnya juga menyeret PT DSI, yang juga sama-sama terletak di Kabupaten Siak, Riau. Setakat ini, perkaranya sudah tahap 1. "DSI sudah tahap 1, Mudah-mudahan segera P21," pungkasnya.





Loading...
loading...