//riau1.com/

#hukum

Wujudkan WBK-WBBM, Kajati Riau 'Warning' Jajarannya Agar Tak Lakukan Penyimpangan

R1/hadi


Kajati Riau Mia Amiati (Foto: Kejati Riau) Kajati Riau Mia Amiati (Foto: Kejati Riau)

RIAU1.COM -Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau Mia Amiati mewanti-wanti seluruh jajarannya agar tidak tergoda melakukan penyimpangan dalam melaksanakan penegakan hukum. Warning tersebut disampaikannya sebagai bagian untuk mewujudkan predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Penekanan ini disampaikan oleh Mia, usai memimpin apel penguatan komitmen bersama menuju predikat WBK dan WBBBM di lingkungan Korps Adhyaksa Provinsi Riau, Rabu 26 Februari 2020 pagi.

"Kita betul-betul harus bersih dengan merubah pola yang mungkin selama ini berada di zona nyaman. Misal tidak boleh menerima tamu di ruangan. Jadi kantor clean and clean dari yang membuat jaksa tergoda," tegas Kajati Riau.

www.jualbuy.com

Baca Juga: Taipan Properti Asal Cina Diselidiki Karena Pelanggaran Serius Dalam Hukum

Langkah penguatan perlu dilakukan kembali, mengingat upaya menuju WBK dan WBBM yang pernah dilakukan pada akhir 2019 lalu belum berhasil. 

"Jadi kami menandatangani kembali komitmen bersama karena tahun lalu belum berhasil. Untuk itu kami melengkapi kembali semua yang berkaitan untuk menuju WBK WBBM," sambungnya.

Baca Juga: Imbas Virus Corona, Italia Mengalami Penurunan Tajam Dalam Laporan Resmi Kekerasan Rumah Tangga

Menurutnya, seluruh jajaran Kejati Riau sudah harus memahami aspek-aspek menuju wilayah bersih dari korupsi dan melayani masyarakat dengan maksimal. Bahkab Mia juga telah memerintahkan semua asisten untuk terus melakukan perubahan. 

"Mari satukan langkah membangun negeri untuk Indonesia maju," sampai Mia Amiati. 

Mia pun mengaku optimis, pencapaian Kejati Riau dalam beberapa bulan ke depan bisa meraih predikat bebas korupsi dan bersih melayani, yang menjadi intruksi oleh Kejaksaan Agung RI beberapa waktu lalu.


Informasi
Tlp +62 853 8222 8787
Email : info@riau1.com
(Sertakan data diri)

Loading...