//riau1.com/

#hukum

Komisi III DPR Pertanyakan Ketua KPK Firli Bahuri Tak Pro Aktif Tangkap Harun Masiku

R1/hee


Desmon J Mahesa. Desmon J Mahesa.

RIAU1.COM - Politisi PDIP Harun Masiku sedang dicari KPK. Namun KPK belum mengetahui keberadaan Harun. 

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Desmond Junaidi Mahesa mempertanyakan sikap Ketua KPK Firli Bahuri , yang tidak pro aktif menangkap tersangka suap kasus dugaan korupsi penetapan pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR 2019-2024, politisi PDIP Harun Masiku. 

www.jualbuy.com

Baca Juga: Dosen Universitas Trisakti: Yasonna Laoly Sebaiknya Mundur dari Menkumham, Ini Alasannya

Iklan Riau1 

Menurutnya, pernyataan Firli yang meminta kepada masyarakat yang mengetahui keberadaan Harun agar melaporkan kepada dirinya merupakan sebuah hal yang lucu.

"Pertanyaannya, yang lebih lucu lagi, pimpinan KPK bilang apa? Laporkan ke saya, itu kan lucu. Kenapa KPK enggak pro aktif," kata Desmond kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Rabu (22/1), seperti dilansir CNN Indonesia. 



Dia pun mengaku masih bertanya-tanya dengan pernyataan Firli tersebut.

Politikus Partai Gerindra itu menilai pernyataan Firli tersebut menunjukkan bahwa Indonesia sedang dalam kondisi darurat akal sehat.

"Masa kita harus laporkan? Hei ada orang di sini. Harusnya dia kan yang melakukan penangkapan. Kondisi negara sedang dalam darurat akal sehat," ucap Desmond.
 

Sebelumnya, Firli mengaku tidak mengetahui keberadaan Harun saat ini. Dia menuturkan proses penangkapan akan langsung dilakukan oleh KPK bila sudah mengetahui keberadaan Harun Masiku. 


Bahkan, Firli menyatakan KPK akan langsung melakukan penangkapan bila wartawan memiliki informasi terkait keberadaan eks politikus PDIP tersebut.

"Kalau saya sudah tahu, saya tangkap pasti. Kalau Mbak tahu pun, kasih tahu saya, saya tangkap," kata Firli saat menjawab pertanyaan salah seorang wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Senin (20/1).
 

Dirjen Imigrasi Kemenkumham Ronny Sompie sebelumnya mengakui Harun telah berada di Indonesia sejak tanggal 7 Januari 2020.

Harun tiba di Jakarta setelah sehari sebelumnya pergi ke Singapura.

Baca Juga: Sebut Rezim Komunis, Ustadz Alfian Tanjung Dilaporkan ke Bareskrim Polri dan Polda Sumbar  

"Saya sudah menerima informasi berdasarkan pendalaman di sistem termasuk data melalui IT yang dimiliki stakeholder terkait di Bandara Soetta, bahwa HM [Harun Masiku] telah melintas masuk kembali ke Jakarta dengan menggunakan pesawat Batik pada tanggal 7 Januari 2020," kata Ronny saat dikonfirmasi melalui pesan tertulis, Rabu (22/1).

R1 Hee. 


Informasi
Tlp +62 853 8222 8787
Email : info@riau1.com
(Sertakan data diri)

Loading...