//riau1.com/

#hukum

Terkait Proyek PUPR, KPK Panggil Anggota DPR F-PKB Helmi Faishal

R1/hee


Juru Bicara KPK Febri Diansyah. Juru Bicara KPK Febri Diansyah.

RIAU1.COM - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis ini memanggil anggota DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) A Helmi Faishal Zaini dalam penyidikan dugaan kasus korupsi penerima hadiah terkait proyek di Kementerian PUPR Tahun Anggaran 2016.

Helmi yang juga Sekjen PBNU itu dijadwalkan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Direktur atau Komisaris PT Sharleen Raya (JECO Group) Hong Artha John Alfred (HA).

Baca Juga: Terkait Kasus Harun Masiku, ICW Kritisi Pertemuan Tim Hukum PDIP dengan KPK

www.jualbuy.com 

"Yang bersangkutan dijadwalkan diperiksa untuk tersangka Hong Artha John Alfred (HA)," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis, 15 Agustus 2019, seperti dilansir Antara. 

Hong Arta ditetapkan sebagai tersangka pada 2 Juli 2018 dan merupakan tersangka ke-12 dalam kasus di Kementerian PUPR tersebut.


Ia memberikan suap kepada Kepala BPJN IX Maluku dan Maluku Utara Amran Hi Mustary senilai Rp10,6 miliar dan juga memberikan suap kepada mantan anggota DPR RI 2014-2019 dari Fraksi PDIP Damayanti Wisnu Putranti sebesar Rp1 miliar.

Dalam kasus itu, Amran telah divonis 6 tahun penjara dan denda Rp800 juta subsider 4 bulan kurungan karena menerima Rp2,6 miliar, Rp15,525 miliar dan 202.816 dolar Singapura.

Baca Juga: Seorang Buruh Tani di Bengkalis jadi Tersangka Kebakaran Lahan Gambut di Desa Senggoro

Iklan Riau1  

Selain itu, Damayanti juga telah divonis 4,5 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider 3 bulan kurungan karena terbukti menerima 278.700 dolar Singapura dan Rp1 miliar.

R1/Hee 


Informasi
Tlp +62 853 8222 8787
Email : info@riau1.com
(Sertakan data diri)
Loading...