//riau1.com/

#hukum

Gara-gara Selingkuhi Istri Orang, Ketua Pengadilan Militer Dicopot Dari Jabatannya

R1/hee


Ilustrasi selingkuh. Ilustrasi selingkuh.

RIAU1.COM - Gara gara selingkuhi istri orang, Kepala Pengadilan Militer di Makassar diberhentikan dengan hormat. Karena telah melanggar kode etik. 

Komisi Yudisial dan Mahkamah Agung melalui sidang Majelis Kehormatan Hakim (MKH), memberhentikan dengan hormat Kepala Pengadilan Militer di Makassar yang berinisial HM.

Baca Juga: Pria 50 tahun di Bengkalis Ditetapkan jadi Tersangka Kasus Karlahut

www.jualbuy.com 

"Hakim HM diberhentikan karena terbukti bersalah melanggar Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH), karena mempunyai hubungan terlarang dengan perempuan yang masih bersuami," ujar Ketua Bidang Pencegahan dan Peningkatan Kapasitas Hakim KY Joko Sasmito melalui pesan singkat yang diterima di Jakarta, Rabu (31/7/2019), seperti dilansir bisnis.com. 

Hal tersebut diputuskan dalam sidang MKH yang digelar secara tertutup di Gedung Mahkamah Agung Jakarta, Selasa (30/7), diketuai Joko Sasmito.

Anggota MKH lain yang ikut menyidangkan Sumartoyo, Aidul Fitriciada Azhari, Farid Wajdi yang mewakili KY. Sedangkan MA diwakili oleh Desnayeti, Hidayat Manao dan Yasardin.

Hakim HM dilaporkan karena mempunyai hubungan terlarang dengan perempuan yang masih bersuami.

HM selaku hakim terlapor juga melakukan intervensi terhadap pemeriksaan terlapor, serta melakukan penyalahgunaan wewenang saat HM bertugas sebagai hakim kepala Pengadilan Militer di Makassar.

Berdasarkan laporan dan fakta persidangan, MKH memutuskan bahwa Hakim HM terbukti melanggar Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim angka 2 dan angka 3 jo Pasal 6 dan Pasal 9 Peraturan Bersama Mahkamah Agung dan Komisi Yudisial Nomor 02/PB/MA/IX/2012 dan Nomor 02/PB/P.KY/09/2012 tentang Panduan Penegakan Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim.

"Hal ini membuktikan bahwa hakim dari semua badan peradilan, termasuk hakim militer, yang melanggar kode etik maka akan diberikan sanksi tegas. Hakim terikat pada ketentuan perilaku yang diatur dalam Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH)," ujar Joko.

Baca Juga: Sebut Ada Temuan Baru Kasus Novel Baswedan, Jokowi Perintahkan Kapolri Segera Umumkan

Iklan Riau1  

Lebih lanjut Joko menyebutkan bahwa KY akan terus mendorong para hakim dari semua badan peradilan untuk dapat menjaga perilakunya, baik di dalam maupun di luar dinas, serta tegas dalam melaksanakan KEPPH.

MKH adalah forum pembelaan bagi hakim yang diduga melanggar KEPPH, dan digelar oleh KY bersama-sama dengan MA.

R1/Hee 


Informasi
Tlp +62 853 8222 8787
Email : info@riau1.com
(Sertakan data diri)
Loading...