//riau1.com/

#gaya-hidup

Menggaruk Kulit Saat Haid Bisa Sebabkan Stretch Mark, Benarkah ?

R1/puri


Ilustrasi Ilustrasi

RIAU1.COM - Sebagian wanita mengkhawatirkan menggaruk-garuk kulit saat haid dapat menyebabkan timbulnya stretch mark. Benarkah demikian?

Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, Fitria Amalia Umar mengungkapkan, stretch mark memang bisa muncul saat masa pubertas, yaitu ketika perempuan haid dan terjadi perubahan hormonal.

Pertumbuhan pada masa pubertas bisa membuat kulit seakan dipaksa untung meregang. Namun, karena kulit kurang elastis, munculah stretch mark atau garis tidak beraturan pada kulit.

www.jualbuy.com

Baca Jugaa: Sinopsis Film The Mechanic: Resurrection, Mantan Pembunuh Bayaran Profesional yang Berusaha Lari dari Masa Lalu



"Kalau garukannya itu sebenarnya lebih memperberat stretch mark. Makanya sebenarnya jangan digaruk. Robekan stretch mark menjadi lebih mudah karena ada trauma lokal dari kulit tersebut," jelas Fitri seperti dikutip dari Kompas.com, Senin (29/7/2019).

Stretch mark muncul pada bagian tubuh yang mengalami perkembangan, seperti pinggul, area bokong, dan paha. Selain terjadi pada usia menjelang pubertas, stretch mark juga rentan terjadi pada ibu hamil. Bisa terjadi di daerah ketiak, payudara, hingga belakang lutut. "Kalau elastisitas kulit kurang, gampang terjadi robekan di dalam sehingga bisa terjadi stretch mark," kata Fitria.

Baca Juga: Sinopsis Film First Kill, Saat Seorang Ayah Terlibat Kasus Pencurian untuk Selamatkan Anaknya dari Perampok


Untuk mencegah stretch mark, yaitu dengan menjaga elastisitas kulit. Caranya, dengan menjaga kelembaban kulit, berolahraga, dan cukup nutrisi "Kalau elastisitas kulit kurang, gampang terjadi robekan di dalam sehingga bisa terjadi stretch mark," jelas Fitria. 

Fitria mengungkapkan, ada dua jenis stretch mark, yaitu stretch mark alba dan rubra. Alba merupakan stretch mark berwarna putih yang hanya bisa disamarkan, sedangkan rubra berwarna merah muda yang masih bisa dihilangkan.





Loading...
loading...