//riau1.com/

#dumai

Pencegahan PMK Kota Dumai Terbaik di Riau

R1/wira


Sosialisasi PMK di Dumai Sosialisasi PMK di Dumai

RIAU1.COM - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Dumai, H. Indra Gunawan membuka Sosialisasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku yang bertempat di Gedung Sri Bunga Tanjung, Rabu (21/09).

Baca Juga: Lari 10 KM Salah Satu Agenda Peringatan HUT TNI di Kota Dumai

Sosialisasi yang dilaksanakan oleh Tim Satgas penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) Provinsi Riau tersebut bertujuan agar dapat dilakukan pencegahan dan penanggulangan wabah PMK yang dimana menyerang hewan ternak masyarakat. 

Ketua Satgas PMK Provinsi Riau Prof. Edi Erwan menyampaikan bahwa ada beberapa hal yang menjadi pokok pikiran dalam pengendalian PMK di Provinsi Riau karena sapi indonesia telah terdeteksi terkena dampak PMK.

"Meskipun angkanya masih kecil kita tidak boleh lengah dan harus antisipasi untuk pencegahannya karena kalau ini tidak kita kendalikan dengan baik akan mengkhawatirkan populasi sapi kita, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Dumai alhamdulillah dari 12 Kota dan Kabupaten di Provinsi Riau, Kota Dumai untuk pencegahan di perbatasan adalah yang terbaik di Riau, kami mengucapkan terima kasih," sebutnya.

Dalam sambutannya Sekda Kota Dumai, H. Indra Gunawan menyampaikan bahwa sosialisasi tersebut sangat penting bagi para penerima pasokan hewan dan dapat mengetahui ciri-cirinya sehingga dapat mencegah terjadinya penularan.

"Sosialisasi ini penting kita laksanakan, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Riau yang telah melaksanakan sosialisasi ini, Pemerintah Kota Dumai telah bergerak cepat untuk mengatasi penyakit ini, Kota Dumai juga merupakan pemasok hewan ternak untuk dalam dan luar Provinsi Riau, kami menghimbau kepada peternak hewan agar dapat memahami apa itu PMK, jika ada hewan ternak yang terjangkit. Dan kami berharap peserta dapat mengikutinya sehingga dapat mengetahui pencegahan dan penanggulannya," ucapnya.

Lebih lanjut dia memaparkan bahwa penyakit mulut dan kuku kematian akibat penyakit ini dibawah 5 persen dan dapat menyebar melalui udara.

Baca Juga: Sekretaris Umum IPMR Riko Adinata Buka Musda Kota Dumai Ke-III

"Sifat virus ini tidak tahan panas, tidak tahan asam, dan vaksinasi PMK dilakukan pada sapi sehat dan divaksin sebanyak 1 kali maupun 2 kali, dan indikatornya untuk kekebalan tubuh pada hewan itu sendiri, ketika hewan terkena PMK penyebaran terjadi dapat dengan cepat," jelasnya.*
 





Loading...
loading...