//riau1.com/

#siak

Kapolres Siak Kirimkan Ratusan Personel Tanggulangi Karhutla di Kota Istana

R1/rizal


Kapolres Siak, AKBP Ahmad David ikut memadamkan api di lahan yang terbakar Kapolres Siak, AKBP Ahmad David ikut memadamkan api di lahan yang terbakar

RIAU1.COM - Kebakaran hutan dan lahan (karlahut) yang mulai merajalela di Kabupaten Layak Anak (KLA) Siak Sri Indrapura membuat beberapa elemen terjun langsung memadamkan api yang menyebar di beberapa wilayah di Kabupaten Siak, Riau.

Tak hanya BPBD saja yang berjibaku memamdamkan sumber kabut asap ini, pihak TNI, perusahaan swasta dan kepolisian juga ikut bekerja ekstra untuk mendinginkan si jago merah.



BACA JUGA : Masyarakat Siak Dapat Manfaatkan Layanan Autodebit untuk Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan

Beberapa minggu ini, Kabupaten Siak diserang dengan titik-titik api yang mengakibatkan kepulan asap diberbagai tempat. Tercatat seluas 129 hektare lahan yang terbakar, berhasil dipadamkan petugas di wilayah Kabupaten Siak.

Kepolisian Resort Siak sendiri telah mengerahkan sebanyak 148 personelnya dalam kegiatan pemadaman api karlahut di berbagai titik api yang tersebar di beberapa wilayah Negeri Istana Matahari Timur itu.

"Kita akan selalu berupaya maksimal dan turut langsung dalam penanggulangan bencana Karhutla ini." ungkap Kapolres Siak, AKBP Ahmad David kepada Riau1.com, Kamis 8 Agustus 2019.



BACA JUGA : Bupati Siak Tinjau dan Beri Bantuan Korban Kebakaran Pasar Sungai Apit

Kendati keterbatasan peralatan kepolisian dalam proses pemadaman ini, Polres Siak tetap bekerja bersama seluruh elemen yang turun langsung untuk memadamkan api tersebut dengan mengerahkan seluruh tenaga bersama.

Ahmad David mengimbau kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Karena hal ini merupakan tindak pidana.

"Kita imbau kepada masyarakat yang mendengar, melihat dan mengetahui ada yang membuka lahan dengan cara membakar, agar segera melaporkan ke kepolisian terdekat," pungkasnya.


Informasi
Tlp +62 853 2000 4928
Email : info@riau1.com
(Sertakan data diri)