//riau1.com/

#politik

Pancing Kerusuhan dari Luar Negeri, Ditjen Imigrasi Benarkan Benny Wenda Sudah Tidak Lagi Jadi WNI

R1/hee


Aksi demo massa di Papua beberapa hari lalu. Aksi demo massa di Papua beberapa hari lalu.

RIAU1.COM - Benny Wenda, Dalang di balik kerusuhan demo di Papua sulit menangkapnya. Karena Benny Wenda sudah bukan warga negara Indonesia lagi. Tinggalnya juga di luar negeri. 

Direktorat Jenderal Imigrasi membenarkan Ketua Persatuan Gerakan Pembebasan untuk Papua Barat (ULMWP) Benny Wenda sudah tidak berstatus sebagai warga negara Indonesia (WNI).



BACA JUGA : Prabowo Merapat ke Jokowi, Rocky Gerung Berpaling: Ajak Kampret Beroposisi

Iklan Riau1
 

"Ya, yang bersangkutan sudah bukan WNI," ujar Kepala Sub Bagian Humas Ditjen Imigrasi Sam Fernando melalui pesan singkat yang diterima di Jakarta, Kamis, 5 September 2019, seperti dilansir Antara. 

Namun Sam enggan menjelaskan lebih lanjut sejak kapan Benny tidak lagi berstatus sebagai warga negara Indonesia.

Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (4/9) menyiratkan bahwa Benny sudah tidak lagi berkewarganegaraan Indonesia.

Wiranto menyebutkan akan menangkap Benny bila yang bersangkutan masuk kembali ke Indonesia.

"Tatkala mereka sudah bukan warga negara Indonesia, dan juga sudah ada perlindungan suaka dari negara-negara lain, prosesnya kan tidak sederhana itu," tutur Wiranto.

Wiranto juga membenarkan bahwa Benny melakukan kegiatan di luar negeri, sehingga dibutuhkan langkah-langkah diplomasi yang diatur perundang-undangan internasional untuk menangkapnya.

Benny Wenda ditetapkan sebagai salah satu pihak yang turut menjadi provokator yang menyebabkan kericuhan di Papua.



BACA JUGA : Sandiaga Uno Bergabung Kembali ke Partai Gerindra, Jabatannya Diumumkan Prabowo Saat Rakernas

 

"Benny Wenda memang bagian dari konspirasi. Mereka provokasi, seakan kita (pemerintah) menelantarkan, melanggar HAM," kata Wiranto.

Dia menegaskan dalam aksinya Benny menggalang dukungan dari dunia internasional, dan menyebarkan berita bohong ke negara luar.

R1/Hee 


Informasi
Tlp +62 853 8222 8787
Email : info@riau1.com
(Sertakan data diri)
Loading...