//riau1.com/

#politik

Heboh di WhatsApps, Bupati Mandailing Natal Sumut Mendadak Mundur dari Jabatannya

R1/hee


Bupati Mandailing Natal Sumut, Dahlan Hasan Nasution dan istri. Bupati Mandailing Natal Sumut, Dahlan Hasan Nasution dan istri.

RIAU1.COM - Heboh dan beredar di WhatsApps. Bupati Mandailing Natal, Sumatera Utara, Dahlan Hasan Nasution mendadak mundur dari jabatan Bupati sehari setelah Pilpres 2019. 

Belum diketahui alasannya, apakah terkait dengan hasil perolehan suara Pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin tidak tercapai di daerahnya, Dahlan Hasan Nasution tidak mau menjelaskan.

Seperti dikutip Riau1.com dari viva.co.id, Minggu, 21 April 2019 malam, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sudah mengetahui tentang pengunduran diri Bupati Mandailing Natal, Dahlan Hasan Nasution.

Namun, belum menerima surat pengunduran secara resmi dari pihak terkait.

Kepala Biro Otonomi Daerah (Otda) Setdaprov Sumut, Basarin Yunus Tanjung mengatakan, pihaknya mengetahui Dahlan Hasan Nasution mundur dari jabatannya sebagai Bupati dari pesan beruntun di WhatsApp.



BACA JUGA : Bentrok di Bawaslu, Motor Wartawan dan Pos Polisi Thamrin Dibakar Massa

 

“Yang pertama, kami belum lihat secara fisik dan belum menerima atau melihat surat itu, ya. Kami melihatnya itu melalui WA (Whatsapp), kirim-mengirim," ucap Basarin kepada wartawan di Medan, Minggu 21 April 2019.

Sementara itu Basarin mengungkapkan, pihaknya akan mengonfirmasi informasi tersebut langsung ke Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal atau langsung ke orangnya, yakni Dahlan Hasan Nasution dalam waktu dekat.

“Jika itu nanti benar, bisa disampaikan melalui pimpinan DPRD dan pimpinan DPRD akan mengumumkan dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten (Madina),” kata Basarin.

Ia menjelaskan surat pengunduran diri terlebih dahulu disampaikan kepada Gubernur Sumut, kemudian dilanjutkan ke Kementerian Dalam Negeri untuk segera diproses. Namun, surat tersebut belum diterima di Pemprov Sumut.

“Itu diatur dalam Pasal 78 dan 79 Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah,” kata Basarin.

Seperti diketahui, kabar mengejutkan datang dari Bupati Mandailing Natal, Dahlan Hasan Nasution yang mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Bupati.

Hal itu, terungkap dari surat pengunduran dirinya disampaikan kepada Presiden RI dan Menteri Dalam Negeri beredar dalam pesan beruntun di WhatsApps.

Surat pengunduran diri Dahlan sebagai bupati Mandailing Natal, Sumatera Utara, satu hari usai pelaksanaan Pemilu 2019 atau tertanggal 18 April 2019. Surat berkops Garuda, yang langsung ditandatangani Dahlan dengan Surat bernomor :019.6/1214/TUPIM/2019 tertanggal 18 April 2019. Perihal : Permohonan Berhenti Dari Jabatan Bupati.



BACA JUGA : Demo Depan Bawaslu Kembali Bentrok, Tembak Menembak Ibarat Medan Perang

 

Dahlan Hasan Nasution yang dihubungi wartawan, Minggu 21 April 2019, membenarkan surat pengunduran dirinya, yang beredar di Media sosial itu.“Iya benar (surat itu),” sebut Dahlan melalui sambungan telepon selular.

Dahlan mengakui perihal pengunduran diri sebagai orang nomor 1 di Pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal itu.

Namun sayangnya, ia enggan menjabarkan secara detail alasannya.

"Sudah, ndak usah ya. Karena, sesuai dengan surat itu sudah," tutur Dahlan.

Disinggung keterkaitan hasil perolehan suara untuk Jokowi-Ma'ruf Amin tidak sesuai target di Pemilihan Presiden 2019 di Kabupaten Mandailing Natal, lagi-lagi, Dahlan enggan berkomentar.

"Tidak usah, yang lain-lain ya," kata Dahlan mengakhiri wawancara.

R1/Hee 


Informasi
Tlp +62 853 2000 4928
Email : info@riau1.com
(Sertakan data diri)