//riau1.com/

#pekanbaru

Dibangun di Lahan Orang, Dinas PUPR Tak Izinkan Lagi Pedagang Berjualan di Kawasan Patung Kuda

R1/surya


Kawasan Patung Kuda yang berlokasi di samping flyover SKA, persimpangan Jalan Tuanku Tambusai-Jalan Soekarno Hatta. Foto: Surya/Riau1. Kawasan Patung Kuda yang berlokasi di samping flyover SKA, persimpangan Jalan Tuanku Tambusai-Jalan Soekarno Hatta. Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Patung Kuda yang terletak di belakang Pos Polisi Lalu Lintas Simpang SKA (Jalan Tuanku Tambusai-Jalan Soekarno Hatta) ternyata dibangun Pemko Pekanbaru di lahan masyarakat. Namun, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pekanbaru diizinkan menggunakan lahan tersebut oleh pemiliknya.

Hal ini diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya Dinas PUPR Eduard Riansyah di kediaman wali kota Pekanbaru, Kamis (12/9/2019).

"Mengenai patung kuda, kami sudah berkomunikasi dengan pemilik tanah. Patung kuda silakan dibangun tapi areanya tidak diperbesar," katanya.



BACA JUGA : Wali Kota Firdaus Sebut Kehadiran Gedung Kejati Riau Tunjukkan Kemajuan Kota Pekanbaru

Iklan Riau1

Dinas PUPR diizinkan pemilik lahan mengelola di lahan itu. Jika ada pihak ketiga yang ingin mengelola lahan itu, maka Dinas PUPR akan berkomunikasi lagi dengan pemilik tanah. 

"Jadi, lahan ini bukan disewa. Kami pakai daripada terbengkalai," jelas Edu, sapaan akrabnya.



BACA JUGA : Warga Tak Mampu di Pekanbaru Dapat Bantuan Sembako Senilai Rp110.000 Tiap Bulan

Karena kondisi patung kuda itu sudah mengkhawatirkan, maka akan segera direnovasi. Tapi, renovasi tidak dilakukan secara besar-besaran. 

"Pedagang tidak boleh berada di area itu. Kemarin banyak pedagang di sana. Sekarang, pedagang sudah kami tiadakan," sebut Edu.

Dinas PUPR juga diminta pemilik lahan agar menjaga kebersihan. Karena, sampah banyak berserakan di sana sebelumnya.


Informasi
Tlp +62 853 8222 8787
Email : info@riau1.com
(Sertakan data diri)
Loading...