//riau1.com/

#pekanbaru

Awas! Kualitas Udara di Pekanbaru Berlevel Tidak Sehat, Asap Kian Pekat Jelang Siang

R1/hadi


Tabel kualitas udara di Pekanbaru dari situs BMKG.go.id Tabel kualitas udara di Pekanbaru dari situs BMKG.go.id

RIAU1.COM -Situs resmi BMKG, yakni BMKG.go.id pada Kamis 12 September 2019 menyatakan bahwa kualitas udara (Pm10) di Kota Pekanbaru, Riau sudah masuk pada level tidak sehat dengan angka 228.71.

Angka itu bahkan hampir mendekati level sangat tidak sehat yang berada direntang angka 250 - 350. Tidak sehatnya kualitas udara di Pekanbaru merupakan imbas dari kabut asap yang melanda wilayah tersebut dalam beberapa hari ini.

Pantauan Riau1.com, kabut asap yang menyelimuti Kota Pekanbaru kian terasa menyengat hidung menjelang siang. Sinar matahari pun juga samar-samar, di mana yang terlihat mendominasi hanya asap berwarna kekuningan.



BACA JUGA : Wali Kota Firdaus Sebut Kehadiran Gedung Kejati Riau Tunjukkan Kemajuan Kota Pekanbaru

Iklan Riau1

Menurut data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang dirilis Kamis pagi tadi, ada peningkatan titik panas atau hotspot di Provinsi Riau. Hasil pengamatan, titik panas di Riau sudah mencapai angka 279 titik.

279 titik panas ini berlevel confidence (tingkat kepercayaan, red) di atas 50 persen dan tersebar disembilan kabupaten di Riau. Jumlah tersebut meningkat bila dibandingkan Rabu sore lalu, di mana hanya berjumlah 37 titik panas.



BACA JUGA : Warga Tak Mampu di Pekanbaru Dapat Bantuan Sembako Senilai Rp110.000 Tiap Bulan

Dirincikan, enam hotspot terdapat di Bengkalis, tujuh di Kabupaten Kampar, 14 titik di Kuansing, 31 lainnya dk Rohil, tiga hotspot di Rohul, satu di Kabupaten Siak dan 26 titik panas di Inhu.

Adapun titik panas paling mendominasi, adalah di Inhil dan Pelalawan. Di Inhil saja, titik panas mencapai jumlah 141 titik, sedangkan di Pelalawan berjumlah 50 hotspot.


Informasi
Tlp +62 853 8222 8787
Email : info@riau1.com
(Sertakan data diri)
Loading...