//riau1.com/

#pekanbaru

Kepala DPMPTSP Pekanbaru Sebut Manajemen MBC Hotel Teledor Mengurus Izin

R1/surya


Kepala DPMPTSP Kota Pekanbaru Muhammad Jamil. Foto: Surya/Riau1. Kepala DPMPTSP Kota Pekanbaru Muhammad Jamil. Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Manajemen MBC Hotel dinilai teledor dalam mengurus perizinan. Saat ini, izin yang dibutuhkan sedang diurus oleh pihak hotel yang berlokasi Jalan Tuanku Tambusai (dulu Jalan Nangka Ujung).

"MBC Hotel sudah memperbaiki administrasi. Proses kelengkapan izin MBC Hotel tersebut sedang dalam proses," kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Pekanbaru, Muhammad Jamil di Mal Pelayanan Publik (MPP), Kamis (11/7/2019).

Artinya, selama masih dalam proses, MBC Hotel tidak boleh beroperasi. MBC Hotel juga dilarang membuka segel.

Penyegelan yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru akibat keteledoran manajemen MBC Hotel. Namun, hotel ini tetap bersikeras beroperasi sebelum akhirnya diambil tindakan oleh Satpol PP.



BACA JUGA : Razia Polda Riau, 2 Pria Kegerebek Bugil di Kamar dengan 2 Wanita Pelayan Tamu di SCH Pekanbaru

Diberitakan sebelumnya, garis dilarang melintas milik Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru dibuang ke bak sampah di samping gerbang masuk MBC Hotel, Minggu (7/7/2019) malam. Mendapat hal ini, Kepala Satpol PP marah dan mendatangi manajemen MBC Hotel, Minggu malam.

"Tadi malam (Sabtu), anggota saya selalu memantau dengan berpatroli. Anggota saya mendapat informasi jika garis Satpol PP di gerbang MBC Hotel dibuka orang," kata Kepala Satpol PP Pekanbaru Agus Pramono saat mendatangi kawasan MBC Hotel, Minggu, sekitar pukul 19.00 WIB.

Diungkapkannya, MBC Hotel rutin dipantau dari pagi hingga siang hari. Pemantauan ini dilakukan agar tidak ada jangan ada pengunjung masuk ke MBC Hotel.



BACA JUGA : Pintu Negosiasi Ditutup Pemko Pekanbaru, Seluruh Mobil Dinas Anggota Dewan Ditarik Pekan Ini

"Tadi siang sudah banyak orang menelpon saya. Diinformasikan juga oleh anggota intelijen Satpol PP bahwa banyak mobil masuk dan orang menginap di MBC Hotel," ucapnya.

Diungkapkan Agus bahwa ia sebenarnya tak ingin datang ke MBC Hotel ini. Namun, Agus mendapat kabar bahwa garis Satpol PP di gerbang MBC Hotel itu dibuka atas perintah dirinya.

"Kalau saya membuka garis dilarang melintas itu pasti berdasarkan surat. Karena, saya menutup wilayah MBC Hotel ini dengan memasang garis Satpol PP ini juga berdasarkan surat," sebutnya.


Informasi
Tlp +62 853 2000 4928
Email : info@riau1.com
(Sertakan data diri)