//riau1.com/

#nasional

Ribuan Polisi Masih Akan Bersiaga di Papua dan Papua Barat Hingga Desember 2019

R1/surya


Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo. Foto: Antara. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo. Foto: Antara.

RIAU1.COM -Kepolisian menilai potensi demonstrasi berakhir. Tindakan anarkis di Papua sudah menurun sehingga fokus mulai dialihkan untuk mendalami kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang aktif di kawasan itu.

"Kalau ancaman itu sudah kecil ya, tetapi kami nanti akan coba mendalami isu KKB, kami akan turun, KKB menyerang masyarakat kami akan mitigasi. Itu yang harus diantisipasi maksimal," Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo dikutip dari Antara, Kamis (12/9/2019).



BACA JUGA : Berikut Berkas Yang Harus Disiapkan Untuk Mengikuti Pendaftaran CPNS 2019

Iklan Riau1

Hal itu dilakukan untuk memelihara keamanan dan ketertiban di Papua. Meski sudah kondusif, sekitar tiga ribu personel yang diperbantukan masih akan bersiaga di Papua hingga Desember 2019. Begitu pun ribuan personel yang diperbantukan di Papua Barat.

Personel belum akan ditarik. Karena diperkirakan terdapat rencana pihak tertentu yang mungkin mengganggu keamanan hingga Desember 2019.



BACA JUGA : Segini Besaran Gaji, Tunjangan dan Fasilitas yang Diterima Jokowi-Maruf Usai Dilantik

Diduga berbagai aksi yang dilakukan di Papua selama ini dalam rangka rapat di Komisi HAM di Jenewa tanggal 9 September, agar muncul laporan tentang kerusuhan Papua. Selain itu, mulai tanggal 23 September 2019 terdapat Sidang Umum PBB di mana semua negara dapat menyampaikan pandangannya.

"Kami mitigasi secara maksimal. Tanggal 23-26 September 2019 ada sidang PBB di New York. Itu harus dimitigasi secara maksimal. Betul-betul situasi Papua kondusif," kata Dedi Prasetyo.


Informasi
Tlp +62 853 8222 8787
Email : info@riau1.com
(Sertakan data diri)
Loading...