//riau1.com/

#nasional

Jokowi Janji Copot Kapolda Dan Danren Yang Tak Becus Tangani Kebakaran Hutan Dan Lahan

R1/azhar


Jokowi tinjau karhutla (Foto: Istimewa/Internet) Jokowi tinjau karhutla (Foto: Istimewa/Internet)

RIAU1.COM - Presiden RI, Joko Widodo tahun ini kembali akan mencopot Kapolda dan Danrem yang tak bisa menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di seluruh Indonesia.

Dikutip dari tempo.co, janjinya itu diutarakan saat memberi pengarahan dalam Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Karhutla, Selasa, 6 Agustus 2019 di Istana Negara, Jakarta Pusat.


BACA JUGA : Menkopolhukam Wiranto Tegaskan Pemerintah Tidak Ada Menangkal Rizieq Pulang ke Indonesia


"Aturan yang saya sampaikan 2015 masih berlaku. Saya kemarin sudah telepon Panglima TNI, saya minta copot yang tidak bisa mengatasi. Saya telepon lagi, 3 atau 4 hari yang lalu kepada Kapolri, copot kalau nggak bisa mengatasi kebakaran hutan dan lahan," tegasnya.

Jokowi mengatakan upaya ini akan terus ia gaungkan karena kemungkinan pejabat baru dilantik belum tahu aturan seperti ini. Dia tak mau bencana tahun 2015 kembali terulang lagi. Karena itu, selain penanganan karhutla, pencegahan pun menurutnya sama pentingnya.

Sebelumnya, Tidak hanya datang dari para legislatif Riau untuk menyuarakan pencopotan jabatan Kapolda dan Danrem. Wahana Lingkungan Indonesia (Walhi) Riau juga menyuarakan tuntutan yang sama, Rabu, 31 Juli 2019.

Deputi Direktur Walhi Riau, Fandi Rahman mengatakan bahwa ketegasan Presiden RI yang sempat terdengar pada 6 Februari 2018 silam untuk mencopot jabatan strategis tersebut dinilai sudah patut untuk dilakukan.



BACA JUGA : Tiga Orang Tewas, 303 Penumpang KM Santika yang Terbakar Berhasil Dievakuasi

Upaya ini untuk membuktikan bahwa negara tidak kompromi jika wilayahnya terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) apa lagi ditempat sama dengan keterlibatan oknum yang sama pula.

"Ya itu (copot Kapolda dan Danrem) masih berlaku karena presiden kita kan masih Pak Jokowi. Itu kan sudah jelas kalau tidak mampu menjalankan mandat pemerintah, ya seharusnya seperti itu terkait ketidakmampuan mereka," sebutnya.


Informasi
Tlp +62 853 2000 4928
Email : info@riau1.com
(Sertakan data diri)