//riau1.com/

#nasional

Begini Curhatan Anggota Saat TGPF Tangani Kasus Novel Baswedan

R1/azhar


Penyidik Senior KPK, Novel Baswedan (Foto: Istimewa/Internet) Penyidik Senior KPK, Novel Baswedan (Foto: Istimewa/Internet)

RIAU1.COM - Anggota Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus Novel Baswedan, Hendardi menceritakan bagaimana saat pertama kali menangani kasus penyiraman air keras tersebut.

Dikutip dari nasional.tempo.co, Kamis, 18 Juli 2019 ceritanya itu ketika Novel memberikan syarat-syarat tertentu tidak mungkin untuk dikabulkan oleh tim.


BACA JUGA : Cegah Konten Hoaks, Kominfo Blokir Akses Internet Milik Operator Seluler di Papua dan Papua Barat


"Memberikan (Novel Baswedan) syarat-syarat kepada kami yang tidak mungkin dikabulkan," sebutnya.

Syarat itu seperti pembentukan TGPF harus dilakukan oleh Presiden sampai meminta agar polisi turut mengungkap kasus kekerasan yang menimpa karyawan KPK lainnya.


BACA JUGA : Sejak Tahun 1999, Mesjid ini Rela Ganti Barang Bawaan Jemaah Yang Hilang


Menurutnya syarat yang diajukan tidak dapat dipenuhi karena bukan masuk dalam tanggung jawab mereka lagi.

Meskipun begitu, Hendardi menilai Novel dianggap kooperatif selama enam bulan bekerja walaupun hanya bertemu sebanyak dua kali.

 


Informasi
Tlp +62 853 2000 4928
Email : info@riau1.com
(Sertakan data diri)