//riau1.com/

#kriminal

Kerap Ditagih Hutang jadi Alasan Rafael Nekad Habisi Rekannya di Rumah Kosong

R1/bar


Pelaku Rafael saat diamankan aparat Polres Siak Pelaku Rafael saat diamankan aparat Polres Siak

RIAU1.COM - Jalani pemeriksaan dan penyidikan di Mapolres Siak, AG alias Rafael mengaku dirinya tega menganiaya Araoe Sekhi Hulu hingga meninggal, karena kesal kepada korban.

Kepada penyidik, Rafael mengungkapkan, selama ini korban tinggal dan menumpang hidup bersama dirinya, dan juga korban kerap menagih hutang dengan cara yang kasar.



BACA JUGA : Melawan saat Ditangkap, 2 Gembong Narkoba di Riau Tewas Ditembak

Iklan Riau1

"Pelaku ini mengaku sakit hati dengan korban yang kerap meminta hutang kepada pelaku dengan cara kasar, selain itu korban juga menumpang di rumah pelaku," kata Kasat Reskrim Polres Siak, AKP Muhammad Faizal Ramzani kepada Riau1.com, Kamis 11 Juli 2019.

Saat ini, pelaku berikut dengan sejumlah barang bukti yang digunakan untuk menghabisi nyawa korban sudah diamankan ke Mapolres Siak untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Seperti yang diketahui, sesosok mayat pria ditemukan sebuah rumah kosong, menghebohkan warga Jalan Bypass PT Chevron Pasifik Indonesia (CPI) Area GS 5, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Riau, Senin 8 Juli 2019, sore.



BACA JUGA : Diduga Jual Beli Narkoba, Seorang Oknum BNN Ditangkap Ditresnarkoba Polda Metro Jaya

Penemuan sesosok mayat itu, bermula dari kecurigaan salah seorang warga melihat sebuah sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi BM 5372 YB yang terparkir hampir seminggu di depan rumah kosong tersebut.

Pelaku berinisial AG alias Rafael akhirnya berhasil ditangkap, Selasa 9 Juli 2019 di kediamannya, Jalan Bypass, Kampung Minas Barat, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak.

Dari hasil visum ditemukan tanda-tanda kekerasan terhadap jasad korban bernama Araoe Sekhi Hulu, warga Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Muara Fajar, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru.(R1)
 

Penulis: M Rizal Iqbal


Informasi
Tlp +62 853 8222 8787
Email : info@riau1.com
(Sertakan data diri)
Loading...