//riau1.com/

#kampar

H-3 Lebaran, Truk Bermuatan Dilarang Melintas di Jalur Barat yang Hubungkan Riau - Sumbar

R1/hadi


Satlantas Polres Kampar mengatur arus kendaraan di lintaa Barat. Satlantas Polres Kampar mengatur arus kendaraan di lintaa Barat.

RIAU1.COM -Aktivitas Mudik lebaran Idul Fitri 2019 di Provinsi Riau, diprediksi akan sama dengan tahun-tahun sebelumnya, di mana rute favorit masyarakat, tertuju pada jalur lintas barat yang menghubungkan Riau - Sumbar.

Ruas jalan nantinya akan terkonsentrasi oleh kendaraan para pemudik, di mana akan terjadi peningkatan volume lalu lalang kendaraan di lintas barat, yang mayoritasnya padat dari arah menuju Sumbar.

Mengantisipasi adanya kepadatan kendaraan, akan ada penerapan berupa pelarangan sementara bagi kendaraan bermuatan, untuk melintasi jalur mudik, kecuali yang mengangkut Sembako dan BBM.



BACA JUGA : Gandeng Warga, Begini Cara Unik Prajurit TNI di Kampar Cegah Longsor

Di jalur lintas barat sendiri, penerapan itu akan mulai diberlakukan pada H-3 jelang lebaran Idul Fitri nanti, yang tinggal menyisakan beberapa hari ke depan.

"Kita terapkan (Pelarangan truk bermuatan melintas, red) pada H-3 nanti hingga beberapa hari setelah lebaran selesai," ungkap Kepala Satlantas Polres Kampar AKP Fauzi pada Kamis 30 Mei 2019 siang.

Polres Kampar, juga sudah menyiapkan tim pengurai kemacetan. Ada tiga tim disiagakan dengan jumlah tujuh personel pada tiap regunya, di mana terdiri dari Satuan Lalu Lintas, Reserse hingga Sabhara, bahkan stake holder lainnya.



BACA JUGA : Kisah Haru Nenek Tio Bertemu Prajurit TNI di Kampar

Tidak cuma itu saja, jalur alternatif juga sudah disiapkan, bilamana terjadi kepadatan kendaraan pemudik yang melewati lintas barat, terutama menuju Sumbar via Kabupaten Kampar.

Pada pantauan hari ini, volume kendaraan pemudik yang melintasi jalur barat terpantau normal dan belum ada peningkatan yang signifikan. Pemudik yang melintas hari ini, lebih didominasi kendaraan roda dua.


Informasi
Tlp +62 853 2000 4928
Email : info@riau1.com
(Sertakan data diri)