//riau1.com/

#indragiri-hulu

Inhu Berstatus Siaga Darurat Banjir, 1.437 Rumah dan 2 Sekolah Terendam Air

R1/hadi


Edward Sanger memantau proses pengiriman bantuan untuk Kabupaten Inhu. Edward Sanger memantau proses pengiriman bantuan untuk Kabupaten Inhu.

RIAU1.COM -Curah hujan yang tinggi membuat sungai meluap, menyebabkan sejumlah wilayah di Kabupaten Inhu, Riau terendam banjir. Di sana bahkan sudah ditetapkam status siaga darurat banjir sejak 5 November 2018.

Status siaga darurat ini berlangsung hingga 25 November 2018 mendatang, demikian data yang dirangkum dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, Jumat (9/11/2018).

Tercatat, banjir yang melanda Kabupaten Inhu berdampak pada terendamnya 1.437 unit rumah masyarakat serta dua sekolah, masing-masing di Rengat Barat dan P. penyu.

Dampak banjir paling parah, terjadi di Peranap, di mana merendam 756 rumah, disusul kemudian P. penyu sebanyak 190 bangunan dan daerah Kelayang sebanyak 165 unit. Tinggi muka air dimasing-masing daerah tersebut juga bervariasi.

Kepala BPBD Riau Edward Sanger menjelaskan, pihaknya sudah menurunkan bantuan ke Kabupaten Inhu. Ada beberapa item bantuan yang disalurkan, misalnya tenda, perahu, matras serta makanan untuk dikonsumsi.

Untuk diketahui, sejumlah kabupaten di Riau beberapa pekan belakangan terdampak banjir, akibat luapan sungai dari hulunya. Banjir ini terjadi diantaranya di Kuansing, Kampar, Rohul dan Kabupaten Inhu. Sebagian kondisinya sudah surut.


Informasi
Tlp +62 853 2000 4928
Email : info@riau1.com
(Sertakan data diri)