//riau1.com/

#indragiri-hulu

Bocah di Riau Diterkam Buaya, Warga Sempat Lihat Korban di Mulut Buaya Sebelum Lenyap di Sungai

R1/hadi


Foto ilustrasi Foto ilustrasi

RIAU1.COM -Muhammad Al Arifi, bocah berusia lima tahun di Kabupaten Inhu, Provinsi Riau dinyatakan hilang usai diterkam buaya di sungai, ketika anak berusia lima tahun tersebut sedang bermain pasir di tepian.

Kejadiannya pada Sabtu 13 Maret 2019 pagi tadi, tepatnya di Desa Sungai Lala, Kabupaten Inhu. Pasca kejadian tragis tersebut, tim gabungan dan masyarakat pun melakukan pencarian.

Pihak Basarnas Kota Pekanbaru, Riau mengonfirmasi, sebelum kejadian itu Al Arifi diajak teman ayahnya. Ketika itu korban bermain pasir di pinggiran sungai.



BACA JUGA : Berawal dari Bakar Sampah, Warga Inhu ini Ditangkap Usai Hanguskan 3 hektar Lahan

Singkat cerita, korban yang masih bocah tersebut tak sadar jika dirinya sudah diincar predator ganas, yakni buaya yang bersembunyi di dalam sungai, tak jauh dari lokasinya bermain.

Nahas, Al Arifi terpeleset ke sungai dan langsung diterkam oleh buaya. Menurut keterangan keluarganya, tak lama usai menerkam korban, buaya itu timbul di tengah sungai.

Buaya ini muncul ke permukaan sambil menggigit tubuh korban dengan mulutnya, lalu hilang kembali. Selang beberapa saat kemudian, hewan ganas itu muncul kedua kalinya, namun Al Arifi sudah tak nampak lagi.



BACA JUGA : Membahayakan, Seekor Buaya di Danau Meduyan Inhu Ditangkap Warga

Hingga saat ini korban masih dalam proses pencarian oleh aparat desa dan masyarakat setempat. Sementara itu, pihak Basarnas Pekanbaru yang mendapat informasi tersebut, langsung mengerahkan petugas.

Kepala kantor pencarian dan pertolongan Pekanbaru Amiruddin melalui PH Kasubsi Ops SAR dan kesiapsiagaan Nahdi Sumaryono mengatakan, tim Rescuer Pos SAR Tembilahan dengan peralatan lengkap Rescue D-Max, rubber boat dan mopel menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian. 

"Adapun unsur yang terlibat dalam Pencarian pada saat ini ada dari pihak BPBD Inhu ,masyarakat dan aparat desa serta keluarga korban," katanya.


Informasi
Tlp +62 853 2000 4928
Email : info@riau1.com
(Sertakan data diri)