//riau1.com/

#hukum

MUI Khawatir Pelaporan Ustadz Abdul Somad Bisa Picu Aksi Balasan Hal Serupa

R1/hee


Ustadz Abdul Somad, Kabid Infokom MUI Pusat Masduki Baidhowi dan jajaran MUI Pusat, saat jumpa pers, Rabu. Ustadz Abdul Somad, Kabid Infokom MUI Pusat Masduki Baidhowi dan jajaran MUI Pusat, saat jumpa pers, Rabu.

RIAU1.COM - Ustadz Abdul Somad sudah mendatangi Pengurus MUI Pusat dan memberikan klarifikasi serta kronologis soal video isi ceramahnya yang jadi polemik. 

Majelis Ulama Indonesia mengharapkan kasus video berisi ceramah Ustadz Abdul Somad itu, tidak dibawa ke ranah hukum. Dikhawatirkan, jika dibawa ke ranah hukum akan muncul pelaporan hukum lainnya terkait hal serupa.

Seperti dilansir bisnis.com, Kamis, 22 Agustus 2019, Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi Majelis Ulama Indonesia Masduki Baidhowi mengatakan pihaknya mengundang UAS ke majelis tersebut agar persoalan yang tengah heboh itu tidak makin melebar.



BACA JUGA : Menkumham Yasonna Jelaskan Soal Pasal Santet dalam Rancangan KUHP

Iklan Riau1
 

"Pikiran kami begini, kalau persoalan ini masuk ke ranah hukum maka itu akan berbalas nanti ada persoalan yang lain yang juga akan masuk ke ranah hukum yang ternyata juga sudah ada video viral yang lain yang mana umat Islam merasa tersinggung," kata Masduki di Kantor MUI, Rabu (21/8/2019).

MUI juga akan melakukan kunjungan ke majelis agama lainnya untuk membuka dialog dan membahas duduk perkara isi ceramah tersebut. Sehingga persoalan itu dapat diselesaikan dengan cara kekeluargaan.

Apalagi kata dia, Indonesia baru saja menyelesaikan hajatan akbar yaitu Pemilihan Presiden.

Setelah melewati proses yang cukup alot, kini seluruh pihak sedang mendinginkan suasana. Dia berharap jangan sampai persoalan video itu semakin memperkeruh suasana di masyarakat.

"Kami sebagai tokoh yang mewakili umat tentu saja akan berhati-hati untuk hal yang terkait dengan apakah terkait pembicaraan, apakah terkait berpidato atau hal lain, ini jadi peringatan kami bersama," ujar Masduki.

Sebelumnya UAS memenuhi panggilan MUI Pusat untuk memberikan klarifikasi terkait video yang telah terjadi tiga tahun lalu itu.



BACA JUGA : Imparsial Ungkap Revisi UU KPK Cacat Formil dan Tidak Masuk Prolegnas 2019

 

Menurut UAS, saat itu dirinya sedang menjelaskan tentang akidah umat di kajian internal tertutup di Masjid An-Nur, Pekanbaru, Riau, tiga tahun lalu. 

Pembahasan tentang salib lanjutnya bukan materi pokok yang disampaikan dalam kajian Sabtu Subuh itu.

Pernyataan tersebut dikeluarkan Abdul Somad menjawab pertanyaan yang diajukan salah seorang jemaah jamaah dalam kajian tertutup tersebut.

R1/Hee 


Informasi
Tlp +62 853 2000 4928
Email : info@riau1.com
(Sertakan data diri)
Loading...